Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA untuk menghapus rasisme memang harus dilakukan total. Sebab itu pula pengembang gim sepak bola Electronic Arts (EA) bakal menghapus dua gaya selebrasi yang kini dikaitkan dengan bias rasisme.
EA yang merupakan pengembang permainan Fifa 21 akan menghapus gaya selebrasi ala perintah diam atau the sushing celebration yang dilakukan dengan meletakkan telunjuk di bibir dan gaya selebrasi "A-OK" yang dilakukan dengan mempertemukan ibu jari dan telunjuk hingga membentuk huruf O sementara tiga jari lainnya terbuka.
Gaya selebrasi pertama kini dikaitkan dengan gaya menertawakan lawan dan juga sering dilakukan untuk menunda permainan setelah mencetak gol. Sementara gaya "A-OK" dianggap representasi atau simbol supremasi kulit putih.
Fifa 21‘s Lead Gameplay Producer, Sam Rivera menjelaskan komunitas pecinta sepak bola melayangkan aduan kepada mereka terkait perilaku tidak pantas dalam gim. "Kami menghapus beberapa selebrasi yang menurut orang bukanlah ide baik untuk disertakan dalam gim," tuturnya dikutip Independent.co.uk.
Selain untuk menekan perilaku menyinggung dan merendahkan orang lain, EA membuat perubahan itu untuk alasan praktis. Rivera menjelaskan selebrasi membuat alur menjadi pendek sehingga pengguna lebih sering menunggu ketimbang bermain.
"Niat yang ada hanyalah untuk membuat Anda tetap bermain daripada melakukan hal-hal yang mungkin tidak diperlukan dalam gim," imbuhnya.
Selain Fifa 21, pengembang gim perang Call of Duty: Modern Warfare baru-baru ini juga dikabarkan menghapus emoji "OK" dalam permainan. Simbol itu dikhawatirkan akan digunakan untuk mengomunikasikan sentimen ras. (M-1)
Inti dari pembaruan di gim Roblox ini adalah fitur 4D generation, yang memungkinkan kreator dan pemain untuk menghasilkan objek yang memiliki fungsi nyata di dalam lingkungan permainan.
Kisah dalam Samurai Warriors 5 membawa kita kembali ke masa penuh pergolakan di periode Sengoku, saat tatanan sosial Jepang mulai terbalik dan peperangan berkecamuk di seluruh negeri.
Pengembang gim indie asal Tangerang, GameChanger Studio, resmi meluncurkan pembaruan Endless Mode untuk karya terbaru mereka, 1998: The Toll Keeper Story, pada Jumat (13/2).
Tears of the Kingdom (dan Breath of the Wild sebelumnya) juga dianggap sebagai salah satu pencapaian teknis terbesar di Nintendo Switch generasi pertama
Penyesuaian senjata dalam patch ini dinilai cukup signifikan, terutama untuk kategori peluru 5.56mm dan 7.62mm, yang selama ini menjadi fondasi utama meta permainan PUBG Mobile.
Memasuki 2026, antusiasme industri gim mencapai puncaknya dengan kehadiran judul raksasa seperti Grand Theft Auto 6.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved