Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Mengakali Mi Instan Agar Lebih Bergizi

Fetry Wuryasti
23/4/2020 10:00
Mengakali Mi Instan Agar Lebih Bergizi
Ahli pola makan sehat menyarankan agar makasan mi instan ditambahkan dengan berbagai protein dan serat untuk asupan gizi bagi tubuh.(Unsplash/ Markus Winkler)

IBARAT syair lagu lawas, mi instan bisa dibilang makanan yang dibenci tapi dirindu. Dibenci karena umumnya mi instan mengandung banyak pengawet, penyedap, dan tinggi kalori. Namun makanan ini juga begitu dirindu karena rasanya yang enak.  

Buat anda yang tidak ingin terlalu merasa bersalah saat mengkonsumsi mi instan, ahli pola makan sehat dan pendiri Aptima Nutrition & Sports Consultans, Jaclyn Reutens mengungkapkan kiat agar sajian yang anda buat lebih sehat. Seperti dilansir channelnewsasia.com, Reutens menyarankan untuk menambahkan sumber protein hewani seperti ikan dan juga serat seperti bunci, kacang merah, dan lainnya. 

Bahan lain juga bisa ditambahkan, termasuk udang, bayam, dan jamur kancing untuk tambahan selenium, folat, seng, kalium dan serat. Edamame beku (tidak dikupas) dan wortel juga dapat ditambahkan untuk sumber fitoestrogen, beta-karoten dan serat.

Anda juga disarankan untuk jeli melihat komposisi bumbu mi instan. Pilihlah yang kandungan natriumnya lebih rendah. Baik juga memilih mie yang terbuat dari biji-bijian utuh atau mie yang tidak digoreng untuk mengurangi asupan lemak. 

Meski begitu, tambahan berbagai bahan tersebut tetap bukanlah lampu hijau untuk sering mengkonsumsi mi instan. Selain itu cara mengolah mi instan juga harus diperhatikan. Jika anda mengkonsumsi mi rebus atau kuah maka buatlah kuah dengan air yang berbeda dari air rebusan mi. (M-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya