Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Selipan bunyi lonceng seringkali terdengar. Di antara nada yang naik-turun dengan ritme teratur, bunyi dawai dan seruling juga saling mengisi. Paduan itu begitu menenangkan. Namun siapa sangka, ternyata gubahan itu adalah bentukan struktur virus korona yang diubah menjadi musik. Komposisi itu diunggah Markus J. Buehler di Souncloud. Ia yang juga dikenal sebagai ahli material di Massachusetts Institute of Technology (MIT.)
Sebagaimana dilansir dari sciencemag.org. Bunyi lonceng berdentang, seruling mendayu-dayu, dan berbagai komponen bunyi tersebut ternyata mewakili tiap aspek dari protein yang menyembul dari permukaan virus. Bagian itu sering disebut spike protein atau protein lonjakan yang membantu virus bisa menempelkan diri pada sel manusia. Lalu menginfeksinya.
Protein lonjakan itu terdiri kombinasi asam amino. Dengan teknik sonifikasi, ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology mencatat keunikan masing-masing asam amino lalu menerjemahkannya dalam musik. Hingga jadilah skor musik awal.
Selanjutnya, asam amino itu juga terkadang juga berbentuk lengkungan ataupun bentangan. Peneliti menangkap bentuk tersebut lalu mengubah durasi dan volume. Getaran molekuler akibat panas juga mendapatkan suara tersendiri. Ketika semua dipadukan, jadilah sebuah komposisi indah.
Pertanyannya, menagapa hal itu dilakukan? Ternyata para ilmuwan mencari format baru yang diharapkan mampu menunjukkan bagian protein yang bisa diikat antibodi atau obat-obatan.
Menurut para peneliti, cara tersebut lebih cepat dan intuitif dibanding metode konvensional yang digunakan untuk mempelajari protein, seperti pemodelan molekul. (ScienceMag/M-2)
Masyarakat perlu dijelaskan bahwa virus influenza yang saat ini banyak ditemukan di berbagai negara tidak selalu lebih berat, tetapi memang lebih mudah menular.
IDAI mengingatkan cacar air sangat menular. Satu anak bisa menularkan varicella ke 8–12 anak lain, terutama di sekolah dan lingkungan dengan kontak erat.
Pengurus Ikatan Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) sekaligus Ketua PDITT dr. Iqbal Mochtar, meminta masyarakat tidak panik dengan penyakit ini, apalagi dengan istilah super flu.
Superflu merupakan influenza tipe A virus H3N2 subclade K yang sudah ada dari dulu.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Hingga saat ini, telah dilaporkan 189.312 kasus flu positif di New York pada musim ini.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved