Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Waktu sepertinya bergerak cepat saat kita dewasa. Tidak hanya waktu, proses penuaan pun bergerak cepat.
Sekarang para peneliti menemukan apa yang sudah diduga kebanyakan perempuan tua, wajah mereka mulai berkerut dan berkantung semakin cepat ketika mereka memasuki usia 50 tahun.
Para peneliti menggunakan komputer untuk mengukut dan memetakan perubahan di 600 bagian berbeda di wajah pria dan perempuan dengan rentang usia 26-90 tahun. Mereka menemukan rata-rata perubahan terjadi pada usia 40 dan 50 tahun.
Tapi setelah 50 tahun, setelah menopause, perubahan itu semakin cepan pada perempuan. Mereka mulai mengalami perubahan, seperti mata yang tampak mengecil, hidung dan telinga memanjang, dan wajah menjadi rata karena berkurangnya lemak.
Proses itu akan mencapai puncak pada usia 60 tahun. Percepatan itu dikaitkan dengan berkurangnya hormon estrogen karena menopause. Berdampak pada penurunan protein kolagen yang memengaruhi elastisitas kulit. Sekitar 30% kolagen kulit hilang pada 5 tahun pertama menopause. Dalam penelitian itu, tidak ada satupun perempuan yang menggunakan terapi pengganti hormon.
Serta menyebabkan tulang diserap kembali, menghasilkan tulang pipi kurang jelas dan dagu menyusut.
Peneliti dari University of Vienna menganalissi 88 wajah pria dan perempuan. Mereka lalu memindai 585 titik pengukuran di wajah dan membandingkannya dengan wajah orang dewasa berbeda usia.
Baik pria dan perempuan, kata mereka, mengalami penuaan yang mirip. Termasuk wajah merata, kulit berkantung, dan garis hidung dan mulut yang lebih dalam. Tapi sebelum usia 50, para ahli menemukan wajah perempuan dua kali mengalami penuaan dini tiga kali dibandingkan pria pada usia 50-60 tahun.
"Pria dan perempuan pada usia 50 tahun. Ini adalah perkembangan linier. Tetapi pada perempuan usia 50, sangat cepat. Tapi tidak pada pria," ujar Sonja Windhager, yang memimpin penelitian itu. (Dailymail/M-3)
Program LAKSMI sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Fokus entitas adalah pada pemberdayaan, baik melalui peningkatan kemampuan komunikasi strategis maupun melalui dukungan emosional dan edukasi bagi perempuan.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran perempuan sebagai bagian dari langkah strategis pelestarian budaya nasional.
Perempuan pascamenopause menghadapi berbagai tantangan kesehatan, mulai dari penurunan kepadatan tulang hingga melemahnya sistem imun.
Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, meraih penghargaan Tokoh Perempuan Penggerak Ekonomi dan UMKM.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved