Minggu 28 April 2019, 10:20 WIB

Mencari Adrenalin di Kuala Lumpur

Fetry Wuryasti | Weekend
Mencari Adrenalin di Kuala Lumpur

Dok. Camp5.com
Anak-anak mulai dari usia 6 tahun memanjat bongkahan batu besar buatan setinggi 1,5 meter.

 

BAGI para turis, ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur, identik dengan kegiatan berbelanja, kuliner, dan perdagangan. Jika ingin mencari aktivitas berbeda nan menantang, cobalah kunjungi Camp 5 1Utama, tempat panjat dinding dalam ruang (indoor) terbesar se-Asia dan tertinggi se-Malaysia.

Saat saya bertandang pada Jumat (7/4), sekelompok pengunjung dewasa, termasuk warga asing, terlihat tengah menggantung, mencengkeram ceruk batu buatan pada dinding setinggi sekitar 20 meter sambil mengatur napas dan strategi pijakan.

Di sisi lain, tampak anak-anak dari usia 6 tahun berlarian mengelilingi dan memanjat bongkahan batu besar buatan setinggi 1,5 meter yang didesain dengan pijakan berwarna-warni.

Melihat keseruan mereka, saya tak ingin ketinggalan untuk menjajal olahraga yang melatih konsentrasi dan kepercayaan itu. Ya, olahraga itu memang butuh rasa percaya kepada diri sendiri maupun kepada kawan atau pelatih yang menjaga tali tali dari bawah untuk turun, begitu yang dikatakan Kai, Fai, dan Fariz, para staf instruktur yang mendampingi.

"Memanjat itu konsentrasi, sinkronisasi untuk tolakan kaki dan tangan menangkap ceruk batu, hingga mencapai titik paling atas. Kemudian percaya pada diri sendiri untuk terus ke atas dan percayakan pada pelatih yang menjaga talimu dari bawah. Jangan takut," jelas Kai.

Tentu saja pemanjat amatir seperti saya membutuhkan instruktur. Namun bagi mereka yang telah ahli, bebas untuk memanjat tanpa penjaga. Ada ruang tersendiri bagi pemanjat yang telah menjadi member, untuk berlatih sendiri atau bersama komunitasnya, dengan biaya 468 ringgit per 3 bulan sampai 1.288 ringgit per tahun.

Adapun pemanjat amatir untuk sekali kunjungan dengan instruktur dikenakan harga 55 ringgit atau sekitar Rp187 ribu untuk durasi 1 jam. Setiap pelatih bertanggung jawab untuk lima peserta. Saya mencoba bersama 15 pengunjung lainnya dari berbagai tingkat usia. Kami diminta memanjat 6-8 dinding yang masing-masing punya tinggi dan tingkat kesulitan berbeda.

Dengan total area dinding seluas 2.300 meter persegi, arena Camp 5 1Utama memiliki total area dinding panjantan batu besar seluas 450 meter persegi, total dinding bertali seluas 1.850 meter persegi, serta dinding tertinggi seluas 20,3 meter.

Dinding paling pemula dimulai dengan kemiringan 165-175 derajat, dengan batu cengkeraman yang masih mudah untuk digenggam. Berlanjut ke dinding kedua dan seterusnya sudah mulai tegak lurus, bahkan kemiringan 190 derajat dan berliku seperti bentuk kristal. Yang membedakan tiap dinding, yaitu tingkat ketinggian, kemudahan, dan aturan warna tertentu yang harus dipijak. Jangan khawatir jika meragu di tengah pemanjatan, anggota-anggota lain, meski tak saling kenal, akan ramai memberi dukungan agar kita terus memanjat dan menyarankan rute pijakan. (Try/M-2)

Baca Juga

Dok instagram @didit.hediprasetyo

Mantan Ibu Negara Prancis Kenakan Karya Didit Hediprasetyo

👤Putri Rosmalia 🕔Jumat 28 Januari 2022, 20:45 WIB
Desainer Didit Hediprasetyo adalah putera dari Menhan Prabowo...
elements.envato.com

Tips Memilih Bedak untuk Kulit Wajah Berjerawat

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 28 Januari 2022, 15:30 WIB
Disarankan menggunakan bedak tabur ketimbang...
123RF

Perusahaan Elon Musk Bersiap Uji Klinis Cip di Otak Manusia

👤Putri Rosmalia 🕔Jumat 28 Januari 2022, 08:33 WIB
Neuralink, perusahaan tersebut  juga tengah mencari direktur untuk uji...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya