Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
JASON Dale telah merencanakan liburan musim panas keluarganya ke Tennessee sejak setahun lalu. Perjalanan ini seharusnya menjadi momen perpisahan sebelum putra tertuanya yang berusia 18 tahun meninggalkan rumah untuk memulai hidup mandiri. Namun, rencana itu kini dibatalkan akibat kebijakan kontroversial Presiden Donald Trump.
Bersama dua keluarga lainnya, Dale, suaminya, dan tiga putranya berencana melakukan perjalanan darat selama 10 hari dari Port Dover, Ontario, ke Dollywood, Titanic Museum Attraction, dan Pegunungan Great Smoky. Semua persiapan telah matang, mulai dari pemetaan rute hingga pemesanan resor. Namun, setelah Trump terpilih kembali sebagai presiden, mereka memutuskan menunggu perkembangan situasi.
Ancaman Trump untuk menaikkan tarif impor, wacana mencaplok Kanada, serta ejekannya terhadap Perdana Menteri Justin Trudeau—yang ia sebut sebagai "Gubernur Justin Trudeau dari Negara Bagian Besar Kanada"—membuat mereka menarik garis batas.
“Retorika soal tarif, penghinaan terhadap pemimpin kami, serta gagasan menjadikan Kanada sebagai negara bagian ke-51 sudah cukup bagi kami,” ujar Dale kepada CNN Travel. “Kami lebih memilih menyimpan uang kami di dalam negeri.”
Dale bukan satu-satunya warga Kanada yang menyerukan boikot terhadap AS. Di media sosial, semakin banyak orang mengungkapkan kekhawatiran, kemarahan, dan kekecewaan mereka terhadap kebijakan Trump. Sebagian besar warga Kanada yang biasanya menghabiskan musim dingin di Florida atau Arizona kini memilih untuk tetap tinggal di negara sendiri atau bahkan kembali menetap di Kanada secara permanen.
Beberapa warga Kanada masih bepergian ke AS tetapi hanya mengunjungi negara bagian yang cenderung mendukung Partai Demokrat, seperti California dan New York. Ada juga yang memilih untuk mendukung bisnis milik komunitas kulit hitam, Latino, POC, dan LGBTQ+ sebagai bentuk solidaritas terhadap kelompok yang terkena dampak kebijakan Trump.
Kanada adalah sumber wisatawan internasional terbesar bagi AS. Menurut US Travel Association, sebanyak 20,4 juta warga Kanada mengunjungi AS tahun lalu, menghasilkan pendapatan sebesar US$20,5 miliar. Penurunan kunjungan sebesar 10% bisa menyebabkan kerugian US$2,1 miliar dan hilangnya 14.000 pekerjaan.
Dampak ini sudah terasa di industri pariwisata. Kristine Geary, pendiri Maple Leaf Tours di Kingston, Ontario, melaporkan penurunan pemesanan hingga 30% untuk paket wisata ke AS. Sementara Monica Church, warga New Jersey, kehilangan penyewa rumah liburan asal Kanada setelah Trudeau mengumumkan tarif balasan.
“Saya iri dengan semangat solidaritas mereka,” kata Church. “Saya ingin bisa merasa bangga seperti itu terhadap negara saya.”
Ketakutan warga Kanada bukan hanya terkait ekonomi tetapi juga keamanan. Kekerasan senjata, kebijakan anti-LGBTQ+, serta ketidakpastian politik membuat banyak orang berpikir dua kali untuk bepergian ke AS. Dale sendiri membatalkan perjalanan setelah putranya mengungkapkan kecemasan karena bepergian dengan dua ayah gay.
“Saya punya tas pinggang berwarna pelangi. Apakah saya sekarang menjadi target?” kata Colleen Whale, warga Ontario.
Sebaliknya, warga AS juga mulai merasa waswas. Church dan suaminya yang berencana berlibur ke Montreal kini khawatir apakah mereka akan diperlakukan berbeda karena plat nomor AS mereka.
Boikot wisata ke AS bukan sekadar protes ekonomi tetapi juga bentuk tanggung jawab moral bagi banyak warga Kanada. Seperti yang dikatakan Chris Lynes, direktur pelaksana Flight Centre Travel Group Canada, “Ini bukan hanya soal menghukum Amerika, tetapi juga mempertahankan prinsip kami.” (CNN/Z-3)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Hubungan antara Kanada dan AS saat ini sedang mendingin setelah Presiden Donald Trump memberlakukan tarif pada barang-barang Kanada.
Sekelompok aktivis berpakaian ala Robin Hood merampok toko Rachelle Béry di Montreal. Hasil curian dibagikan gratis sebagai bentuk protes atas inflasi pangan.
FBI menangkap Ryan Wedding, eks atlet Olimpiade Kanada yang jadi gembong narkoba. Diduga pimpin kartel lintas negara dengan omzet Rp15 triliun per tahun.
Donald Trump menyerang PM Kanada Mark Carney di Davos, menyebut Kanada hidup dari "pemberian" AS.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
ANGKATAN Bersenjata Kanada membuat model untuk mempersiapkan kemungkinan invasi Amerika Serikat (AS) setelah Donald Trump mengatakan ingin mencaplok wilayahnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved