Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SAMSUNG telah merilis aplikasi kecerdasan artifisial, Gemini, pada perangkat jam tangan pintar Galaxy Watch. Namun perusahaan teknologi asal Korea Selatan itu menekankan, hanya perangkat Galaxy Watch dengan Wear OS yang bisa menggunakan Gemini di perangkat mereka.
Aplikasi Gemini tersedia di Play Store sebagai pembaruan untuk aplikasi Asisten Google. Terpantau bahwa pengguna dapat memasangnya di Galaxy Watch berbasis Wear OS apa pun, termasuk di Galaxy Watch 4 yang menjalankan perangkat lunak One UI 6.0 Watch berbasis Wear OS 5.
Kendati demikian, Dikutip dari Sammobile, pada uji coba di perangkat Galaxy Watch 4 yang berbasis Wear OS 5, Gemini belum seutuhnya menggantikan Google Asisten nampak dari logo ketika aplikasi dibuka. Alasnya, karena Galaxy Watch 4 belum menerima perangkat lunak One UI 8 Watch berbasis Wear OS 6, membuatnya hanya akan tersedia untuk Asisten Google.
Tidak perlu khawatir, Samsung telah mengonfirmasi akan merilis pembaruan One UI 8 Watch untuk Galaxy Watch 4 dan Galaxy Watch 4 Classic. Namun, keduanya tidak akan mendapatkan versi beta dari perangkat lunak baru tersebut. Jadi, hingga pembaruan One UI 8 Watch tiba untuk Galaxy Watch pengguna, kemungkinan besar Anda harus mengandalkan Google Assistant.
Apa Fungsinya?
Pada dasarnya, integrasi Gemini pada Galaxy Watch mengubah perangkat menjadi asisten pribadi yang jauh lebih cerdas dan proaktif. Ini bukan lagi sekadar asisten suara yang hanya merespons perintah sederhana. Dengan Gemini, Galaxy Watch mampu memahami konteks, menghasilkan respons yang lebih kompleks, dan bahkan membantu pengguna dalam berbagai tugas yang sebelumnya memerlukan interaksi langsung dengan ponsel atau komputer.
Beberapa fungsi utama Gemini yang dapat pengguna nikmati di Galaxy Watch salah satunya adalah pemahaman konteks yang lebih baik. Gemini memungkinkan Galaxy Watch untuk memahami pertanyaan dan perintah pengguna dengan lebih baik, bahkan jika ada ambiguitas atau bahasa yang kurang formal.
Selain itu Gemini juga mampu menghasilkan teks dan membuat ringkasan, ini bisa sangat berguna untuk menjawab email singkat, membalas pesan, atau bahkan membuat catatan cepat tanpa perlu mengetik di layar kecil. Gemini juga bisa memberikan ide dan saran proaktif, contohnya, jika Anda sering berlari di pagi hari, Gemini bisa menyarankan rute baru atau mengingatkan Anda untuk menyiapkan perlengkapan lari berdasarkan ramalan cuaca.
Kecerdasan lain seperti akses informasi instan menggunakan suara hingga personalisasi yang lebih dalam. Gemini memungkinkan Galaxy Watch untuk semakin memahami kebiasaan dan preferensi pengguna untuk menghasilkan pengalaman yang lebih personal dan relevan pun bisa dilakukan.(M-2)
Program One UI 8 beta pertama kali diperkenalkan pada Galaxy S25 series di bulan Mei lalu, kini akan hadir untuk Galaxy S24 series, Galaxy Z Fold6, dan Galaxy Z Flip6
KEGELISAHAN guru terhadap kehadiran teknologi di ruang kelas kerap dianggap sebagai gejala baru.
IBM menyampaikan bahwa AI telah bergeser, dari fase eksperimental, menjadi kebutuhan mendasar yang mengubah cara keputusan dibuat dan bagaimana peran kerja didefinisikan.
WAKIL Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, mengatakan, peningkatan kompetensi jurnalis menjadi hal krusial di tengah gempuran teknologi kecerdasan artifisial (AI).
Dalam jurnalisme modern, AI hadir sebagai alat bantu efisien, bukan pengganti manusia. Literasi dan etika digital jadi kunci melawan hoaks di era kecerdasan buatan.
Telkomsat implementasikan AI Telehealth Gateaway untuk mempercepat konsultasi jarak jauh, memperkuat proses rujukan berbasis data, dan menghasilkan analitik kesehatan yang akurat.
Pelaku UMKM di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, diminta untuk bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved