Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BULAN bersinar terang di timur dengan iluminasi 93% pada fase bulan Gibbous, tiga hari sebelum Bulan Penuh Salju di Februari.
Di atas bulan akan terlihat Mars, bersinar dengan cahaya oranye yang stabil. Baik bulan maupun Mars akan berada di konstelasi Gemini, Si Kembar. Castor dan Pollux, dua bintang yang menjadi nama konstelasi tersebut, akan bersinar tepat di kiri pasangan tersebut.
Keduanya akan mudah terlihat dengan mata telanjang, dan cukup dekat untuk dilihat bersama menggunakan teropong. Jika cuaca tidak mendukung di area Anda atau Anda tidak dapat keluar untuk melihat bulan dan Mars bersama, Anda bisa menyaksikan pendekatan dekat ini secara daring berkat siaran langsung gratis dari Virtual Telescope Project. Siaran langsung proyek ini dimulai pada pukul 2:00 sore ET (1900 GMT) dan bisa disaksikan melalui situs web proyek atau saluran YouTube mereka.
Selain terlihat berdekatan satu sama lain di langit malam ini, bulan dan Mars akan bergabung dalam susunan yang dikenal sebagai konjungsi. Konjungsi terjadi ketika dua objek berbagi asensi kanan yang sama, yang setara dengan garis bujur di bumi.
Pada akhirnya, ini hanya berarti bahwa keduanya tampak dekat satu sama lain di langit malam — tetapi penampilan bisa menipu. Sebenarnya, bulan dan Mars akan terpisah sekitar 109 juta kilometer.
Bagi beberapa pengamat langit yang beruntung, Mars akan benar-benar menghilang di balik bulan sebelum muncul kembali di sisi lainnya. Jenis kejadian ini dikenal sebagai "okultasi," dari kata Latin "occultare," yang berarti menyembunyikan atau menyamarkan.
Karena bulan begitu dekat dengan Bumi dibandingkan dengan Mars, hanya bagian tertentu dari dunia yang dapat menyaksikan okultasi malam ini. Pengamat langit di sebagian timur laut Kanada, Greenland, Rusia, dan Tiongkok tengah akan dapat menyaksikan kejadian ini, menurut In-the-Sky.org. (Space/Z-3)
Mars sejak lama dijuluki Planet Merah. Julukan ini sudah dikenal sejak zaman kuno, ketika berbagai peradaban mengamati langit malam dan melihat Mars bersinar dengan warna kemerahan.
Waktu di planet Mars berjalan sedikit lebih cepat dibandingkan Bumi akibat perbedaan gravitasi dan lintasan orbit. Apa dampaknya bagi manusia, teknologi, dan misi antariksa?
Mars memiliki gravitasi yang jauh lebih lemah dibandingkan Bumi, sekitar lima kali lebih kecil. Selain itu, Mars juga berada lebih jauh dari Matahari
Eksplorasi Mars terancam kontaminasi mikroorganisme Bumi. Ilmuwan menemukan bakteri dan organisme tangguh yang mampu bertahan di luar angkasa.
Mars tidak hanya berbeda dengan Bumi dari segi warna dan jaraknya saja, tetapi juga dari cara waktunya berjalan
Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) milik NASA baru saja mencatat tonggak sejarah dengan menangkap 100.000 foto permukaan Mars melalui kamera canggih HiRISE.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved