Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DI era digital yang serba cepat seperti sekarang, banyak aktivitas dapat dilakukan secara daring, termasuk berinteraksi tanpa batas. Media sosial memungkinkan kita berkomunikasi dan berhubungan dengan siapa saja, bahkan dengan orang dari berbagai belahan dunia. Namun, di balik kemudahan teknologi, ancaman siber juga semakin meningkat, salah satunya adalah pemerasan seksual atau sextortion.
Pemerasan seksual atau sextortion merupakan salah satu bentuk kejahatan yang sangat meresahkan dan terus meningkat, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda di seluruh dunia. Dalam kejahatan ini, pelaku yang biasanya termotivasi keuntungan finansial, mengancam untuk menyebarkan gambar intim korban jika tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Untuk melawan ancaman ini, berbagai langkah baru kini telah diperkenalkan, termasuk kampanye edukasi dan peningkatan fitur keamanan di berbagai platform online. Semua ini dilakukan demi melindungi para remaja dan membantu orang tua lebih waspada dalam menghadapi bahaya sextortion.
Memahami pentingnya pencegahan dini, Meta telah meluncurkan kampanye edukasi yang dirancang khusus untuk membantu remaja dan orang tua mengenali tanda-tanda awal penipuan sextortion. Bersama dengan para ahli dari National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC) dan Thorn, Meta mengembangkan video edukasi yang mengajarkan cara mengidentifikasi sinyal berbahaya.
Tanda-tanda ini, misalnya, pelaku yang bersikap terlalu agresif, meminta untuk bertukar foto, atau mengalihkan percakapan ke platform lain. Edukasi semacam ini sangat penting agar kaum muda tidak mudah terjebak oleh pelaku kejahatan yang manipulatif.
Meta juga memperkenalkan serangkaian fitur keamanan baru yang inovatif. Salah satu langkah terpenting adalah pembaruan pada Akun Instagram Remaja, yang secara otomatis memberikan pengaturan privasi ketat bagi pengguna di bawah 18 tahun.
Fitur ini membatasi siapa yang dapat mengirim pesan atau mengikuti mereka, memastikan bahwa hanya akun yang sudah dikenal dan tepercaya yang bisa berinteraksi. Jika sebuah akun terindikasi menunjukkan tanda-tanda perilaku mencurigakan, permintaan mengikuti akan langsung diblokir atau dikirim ke folder spam remaja.
Pencegahan lebih lanjut dilakukan dengan mengaburkan gambar yang terdeteksi mengandung konten eksplisit dalam pesan langsung di Instagram. Fitur ini juga melindungi remaja dari pengguna yang mencoba mengecoh mereka dengan informasi palsu tentang lokasi.
Selain itu, upaya keamanan kini diperluas hingga mencegah pengguna mengambil tangkapan layar atau merekam video dari pesan yang dikirim menggunakan fitur 'lihat sekali' atau 'izinkan pemutaran ulang'. Ini memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi mereka yang khawatir gambar atau video pribadi mereka akan disebarkan tanpa izin.
Selain keamanan teknologi, Meta juga bekerja sama dengan Crisis Text Line di AS untuk menyediakan layanan kesehatan mental gratis selama 24 jam sehari. Layanan ini ditujukan untuk membantu mereka yang mungkin telah menjadi korban sextortion.
Dalam situasi krisis, pengguna dapat langsung berkomunikasi dengan konselor untuk mendapatkan dukungan. Dengan begitu, mereka tidak hanya mendapatkan perlindungan fisik, tetapi juga bantuan psikologis yang diperlukan untuk melewati trauma yang mereka alami. (Meta/Z-3)
Mark Zuckerberg bersaksi di pengadilan Los Angeles terkait keamanan Instagram bagi remaja. Terungkap dokumen internal soal efek negatif filter kecantikan dan data pengguna di bawah umur.
Mark Zuckerberg berhadapan dengan juri dalam sidang perdana gugatan kecanduan media sosial. Dokumen internal mengungkap strategi Meta dalam menjaring pengguna remaja.
Mark Zuckerberg akhirnya bersaksi di depan juri terkait gugatan kecanduan media sosial. Dokumen internal mengungkap jutaan anak di bawah umur bebas akses Instagram.
Instagram resmi menguji fitur Short Drama untuk menyaingi TikTok. Simak analisis mendalam fitur drama pendek vertikal dan potensi monetisasinya di sini
Sebelum meninggal di usia 48 tahun, James Van Der Beek meninggalkan pesan menyentuh tentang cinta dan keluarga di Instagram.
Sidang perdana kasus kecanduan media sosial dimulai di California. Meta dan YouTube dituduh sengaja merancang platform yang merusak otak anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved