Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
STASIUN Luar Angkasa Internasional (ISS) menawarkan lingkungan mikrogravitasi yang unik di mana sel-sel di luar tubuh manusia berperilaku mirip dengan cara mereka di dalam tubuh manusia.
Tissue chips adalah perangkat kecil yang berisi sel-sel hidup yang meniru fungsi kompleks dari jaringan dan organ manusia tertentu. Peneliti dapat menjalankan eksperimen menggunakan tissue chips di ISS untuk memahami perkembangan penyakit dan menyediakan alternatif yang lebih cepat dan aman dalam mempersiapkan obat untuk uji klinis.
Para peneliti menempatkan jaringan jantung rekayasa pada tissue chips yang dikirim untuk mempelajari bagaimana mikrogravitasi mempengaruhi fungsi jantung di luar angkasa. Data yang dikumpulkan chips ini menunjukkan jaringan jantung mengalami gangguan kontraksi, perubahan struktural subseluler, dan peningkatan stres, yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan penyakit.
Baca juga : Waspada Penyakit Jantung di Usia Muda, Lakukan Cek Segitiga
Studi sebelumnya pada subjek manusia juga menunjukkan hasil yang serupa. Di masa depan, jaringan jantung rekayasa dapat secara akurat memodelkan efek penerbangan luar angkasa pada fungsi jantung.
Investigasi lain menggunakan teknologi muscle-on-a-chip untuk mengevaluasi apakah jaringan otot rekayasa dapat meniru karakteristik regenerasi otot yang berkurang di mikrogravitasi. Para peneliti menemukan platform muscle-on-a-chip dapat digunakan untuk mempelajari proses biologi terkait otot di luar angkasa.
Selain itu, sampel yang diobati dengan obat yang dikenal dapat merangsang regenerasi otot menunjukkan pencegahan sebagian dari efek mikrogravitasi. Hasil ini menunjukkan muscle-on-chip juga dapat digunakan untuk mempelajari dan mengidentifikasi obat yang mungkin mencegah penurunan otot di luar angkasa dan penurunan otot terkait usia di Bumi. (NASA/Z-3)
SEORANG pasien datang dengan keluhan nyeri dada yang mengarah pada gangguan aliran darah ke jantung dan ditangani dengan rotablator untuk mengatasi sumbatan.
Perencanaan yang matang adalah kunci utama agar pasien aritmia tetap aman selama di perjalanan mudik lebaran.
Total biaya penanganan gagal ginjal mencapai Rp13 triliun pada 2025. Angka ini menempatkan gagal ginjal di posisi kedua setelah penyakit jantung yang menelan biaya Rp17 triliun.
Setiap menit keterlambatan dalam menangani sumbatan pembuluh darah berarti semakin banyak otot jantung yang mengalami kerusakan permanen.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Dengan dukungan sensor pemantau aliran darah dan denyut jantung, jam tangan pintar dapat merekam aktivitas jantung secara berkelanjutan selama digunakan oleh pemiliknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved