Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMINI Live, layanan yang menawarkan pembicaraan real-time dengan layanan Google AI kini telah tersedia secara gratis bagi pengguna android. Fitur ini menawarkan pengalaman mengobrol bebas melalui suara dengan chatbot Google Gemini ke pengguna.
Gemini Live berbeda dengan aplikasi Gemini mode biasa. Gemini Live memiliki alur percakapan yang alami dan memungkinkan adanya interupsi untuk informasi atau arahan baru. Gemini Live dirilis perdana pada Agustus 2024, bersamaan dengan peluncuran ponsel Pixel 9 series.
Baca juga : Tips Memanfaatkan Google Gemini Bagi Pemula
Gemini Live awalnya diluncurkan sebagai fitur untuk pelanggan Advanced, tetapi Google memutuskan bahwa fitur ini akan menjangkau semua pengguna secara gratis. Pada permulaannya fitur ini dinamakan Bard dan menggunakan pemodelan yang mirip digunakan ChatGPT, Large Language Model (LLM).
Baca juga : Pengguna ChatGPT Naik 2 kali Lipat dari Tahun Lalu, Ada 200 Juta Pengguna Aktif Mingguan
Gemini Live tersedia di aplikasi Gemini, yang hanya ada di Play Store, yang berarti hanya pengguna Android yang dapat menggunakan layanan ini. Selain itu, layanan ini hanya tersedia untuk ponsel yang menggunakan bahasa Inggris dan akan segera hadir dalam bahasa lainnya.
Live dapat diaktifkan dari ikon seperti kilau di kanan bawah aplikasi Gemini. Ikon ini berada di pojok kanan bawah aplikasi Gemini, sejajar dengan ikon mikrofon dan kamera.
Ketika ikon Gemini Live ditekan, aplikasi akan mengaktifkan mikrofon, sehingga pengguna bisa mengajukan pertanyaan atau mengobrol dengan chatbot Gemini. Setelah obrolan selesai, pengguna dapat melihat transkripsi seluruh interaksi. (M-1)
Sedang viral! Tren Caricature of Me and My Job bikin karikatur profesi pakai ChatGPT. Ini cara mudah dan prompt yang dipakai.
Individu yang menggunakan chatbot AI setiap hari memiliki risiko sekitar 30% lebih tinggi mengalami depresi tingkat sedang atau lebih berat.
Guru dan pakar peringatkan "erosi" kemampuan mengeja pada siswa. Penggunaan autocorrect dan ChatGPT disebut memperparah penurunan literasi dasar.
Langkah ini diambil OpenAI untuk mendukung keberlanjutan akses gratis serta mendanai peluncuran paket langganan murah bertajuk ChatGPT Go.
Jika ChatGPT (OpenAI) masih memegang mahkota untuk urusan koding dan penulisan akademis, gelar "Raja Tren Sosial" kini mutlak dipegang oleh Grok, AI besutan xAI milik Elon Musk.
Jika Anda bingung memilih antara Grok (milik Elon Musk/xAI) dan ChatGPT (milik OpenAI), jawabannya tergantung pada kebutuhan Anda. Ini letak perbedaannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved