Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH asteroid kecil yang berpotensi bertabrakan dengan Bumi hari ini terbakar dengan aman di atmosfer Bumi.
Badan Antariksa Eropa (ESA) mengatakan asteroid berukuran 3 kaki (1 meter) tersebut menabrak atmosfer dan terbakar tanpa menimbulkan bahaya pada hari Rabu (4 September) sekitar pukul 12:46 siang ET (1646 GMT) di atas Samudra Pasifik bagian barat, dekat Pulau Luzon di Filipina.
Asteroid yang dikenal dengan nama 2024 RW1 ini ditemukan pada hari yang sama oleh Jacqueline Fazekas, seorang teknolog penelitian dari Catalina Sky Survey yang didanai NASA. Catalina Sky Survey adalah observatorium di dekat Tucson, Arizona, yang didedikasikan untuk melacak dan mengatalogkan objek dekat Bumi. Ini adalah asteroid kesembilan yang terdeteksi sebelum berdampak, menurut tulisan ESA di media sosial X.
Baca juga : Tabrakan Misi DART NASA Ciptakan Hujan Meteor 'Dimorphids' yang Berpotensi Bertahan Selama 100 Tahun
Situs web NASA's Asteroid Watch memprediksi dampak tersebut bisa menciptakan bola api yang terlihat dari pantai timur Filipina. Banyak video yang diposting di media sosial menunjukkan bola api berwarna hijau terang di atas negara kepulauan tersebut.
Kantor Koordinasi Pertahanan Planet NASA mengatakan dampaknya terdeteksi oleh beberapa sensor.
Pertahanan planet, yang melibatkan pencarian asteroid dekat Bumi seperti 2024 RW1 dan mengatalogkannya untuk pelacakan, telah menjadi prioritas utama bagi badan antariksa di seluruh dunia. Pada 2022, misi DART NASA menabrakkan sebuah penumbuk ke sistem asteroid ganda dalam upaya mengubah lintasannya.
NASA juga merencanakan teleskop inframerah baru yang dikenal sebagai NEO Surveyor. Tiongkok sedang mengembangkan misi untuk membelokkan asteroid pada tahun 2030. (Space/Z-3)
Peneliti berhasil mengidentifikasi struktur mirip terowongan vulkanik di bawah permukaan Venus melalui data radar NASA. Apakah planet ini masih aktif secara geologi?
Elon Musk mengumumkan SpaceX beralih fokus ke Bulan sebelum Mars. Targetkan kota mandiri dalam 10 tahun demi selamatkan peradaban manusia.
SEBUAH kerja sama ilmiah antara Korea Selatan dan Amerika Serikat berhasil mencatat terobosan penting di bidang astronomi melalui teleskop luar angkasa SPHEREx.
Ilmuwan berhasil menyempurnakan metode penentuan usia permukaan Bulan dengan menggabungkan data sampel Chang’e-6.
Melalui program Send Your Name to Space with Artemis II, siapa pun kini bisa mengirimkan nama mereka untuk mengorbit Bulan secara simbolis pada misi berawak pertama dalam lebih dari 50 tahun.
Panduan lengkap cara mengirim nama ke Bulan melalui misi NASA Artemis 2. Pelajari prosedur, teknologi microchip, dan batas waktu pendaftaran 2026.
Panduan lengkap cara nonton Olimpiade Musim Dingin 2026 Milano Cortina di Indonesia. Link streaming resmi, jadwal TVRI Sport, dan tips nonton gratis.
Temukan profil lengkap atlet dan negara ASEAN yang berlaga di Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026. Thailand hingga Singapura siap beraksi!
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Kapal feri MV Trisha Kerstin 3 tenggelam di perairan Filipina Selatan saat menuju Pulau Jolo. Sedikitnya 15 orang tewas dan operasi SAR besar-besaran sedang berlangsung.
Kapal feri M/V Trisha Kerstin 3 tenggelam di Filipina Selatan saat menuju Pulau Jolo. Sedikitnya 8 orang tewas dan operasi penyelamatan besar-besaran tengah dilakukan.
KANTOR Imigrasi kelas I TPI Palu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Buol dan Konsulat Filipina untuk menangani 15 warga negara Filipina yang terdampar di perairan Buol, Sulawesi Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved