Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM era digital seperti sekarang, laptop menjadi salah satu alat utama dalam kehidupan sehari-hari. Namun, sering kali kita menghadapi masalah umum yang mengganggu, yaitu lambatnya kinerja laptop saat membuka aplikasi.
Masalah ini tidak hanya menghambat produktivitas, tetapi juga mengganggu kenyamanan penggunaan laptop kita. Kinerja lambat laptop bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk akumulasi file-file sementara yang tidak terpakai dan pengaturan yang tidak optimal di dalam sistem operasi.
File-file ini memperlambat waktu respons sistem saat kita ingin membuka aplikasi atau melakukan tugas-tugas harian lain. Bagaimana solusinya? Berikut langkah-langkah agar laptop kita berlari kencang.
Baca juga: Apa saja 50 Shortcut dalam Microsoft Word
Langkah pertama yang bisa dilakukan ialah membersihkan file-file sementara menggunakan utilitas Disk Cleanup bawaan Windows. Ini caranya.
• Tekan tombol Windows + R untuk membuka jendela Run.
• Ketik cleanmgr dan tekan Enter untuk membuka Disk Cleanup.
Baca juga: 50 Shortcut Microsoft Excel yang Wajib Kamu Tahu
• Pilih drive sistem (biasanya drive C) dan klik OK.
• Pilih jenis file yang ingin dihapus (misalnya temporary files, recycle bin) dan klik OK untuk memulai proses pembersihan.
Setelah menggunakan Disk Cleanup, kita perlu memeriksa dan membersihkan folder Temp. Begini caranya.
Baca juga : 50 Rumus Dasar dalam Microsoft Excel, Apa saja Itu
• Tekan tombol Windows + R lagi untuk membuka jendela Run.
• Ketik "%temp%" (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.
• Pilih semua file dan folder di dalamnya dengan menekan Ctrl + A, lalu hapus dengan menekan tombol Delete.
Baca juga: Simpel, Begini Cara Mengubah Word ke PDF
• Beberapa file mungkin tidak bisa dihapus karena sedang digunakan; lewati saja file-file tersebut.
Langkah berikutnya ialah membersihkan folder Prefetch untuk meningkatkan waktu respons aplikasi. Ingat tahapan di bawah ini.
• Buka jendela Run lagi dengan menekan Windows + R.
• Ketik prefetch dan tekan Enter.
• Pilih semua file dan folder di dalamnya, lalu hapus dengan menekan tombol Delete.
Langkah terakhir yang perlu dilakukan ialah melakukan pengaturan pada registri Windows. Simak langkah-langkahnya.
• Buka jendela Run dan ketik regedit lalu tekan Enter untuk membuka Registry Editor.
• Di dalam Registry Editor, navigasikan ke HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop.
• Cari entri "MenuShowDelay", klik dua kali, dan ubah nilainya dari 400 menjadi 0.
• Klik OK untuk menyimpan perubahan.
Selamat mencoba. Semoga laptopmu bebas lemot dan berlari kencang. (Z-2)
Di tahun 2025, kebutuhan pekerja dan pebisnis terhadap teknologi semakin kompleks.
Upgrade gadget impian Anda & penuhi kebutuhan dapur tanpa khawatir. Dapatkan promo spesial HUT BRI di iBox, Erafone, Superindo, dkk!
TREN warna personal (personal color) semakin populer di kalangan gen Z sebagai cara mengekspresikan gaya. Kini preferensi warna tersebut juga bisa diterapkan pada gadget (gawai).
Meski waktu ideal bermain gawai untuk kebutuhan hiburan maksimal dua jam per hari, kenyataannya banyak anak dan remaja tetap mencari celah untuk melanggarnya.
Penjualan ponsel, tablet, jam tangan pintar, dan berbagai aksesori elektronik disebut terus meningkat, salah satunya berkat kemudahan pembayaran melalui fitur cicilan atau buy now pay later.
Hands-on play melatih kemampuan memecahkan masalah, mengasah fokus, dan memicu imajinasi, hal-hal yang sering terabaikan saat melakukan screen time berlebihan.
TREN warna personal (personal color) semakin populer di kalangan gen Z sebagai cara mengekspresikan gaya. Kini preferensi warna tersebut juga bisa diterapkan pada gadget (gawai).
Meski waktu ideal bermain gawai untuk kebutuhan hiburan maksimal dua jam per hari, kenyataannya banyak anak dan remaja tetap mencari celah untuk melanggarnya.
Hands-on play melatih kemampuan memecahkan masalah, mengasah fokus, dan memicu imajinasi, hal-hal yang sering terabaikan saat melakukan screen time berlebihan.
Lingkungan yang mendukung untuk interaksi hangat yang dimaksud ialah saat interaksi berlangsung, orangtua tidak memberikan tekanan bahwa anak harus bercerita tentang kehidupannya.
Jika sebelumnya seorang kreator membutuhkan perangkat kamera profesional, kini seluruh kebutuhan dokumentasi dapat dilakukan hanya melalui ponsel.
ANGGOTA Komisi E DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menilai penggunaan gawai (gadget) tak baik jika dijadikan alat utama pembalajaran untuk anak sekolah di jenjang SD, SMP maupun SMA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved