Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AMAZON Web Services (AWS) terus memperkuat komitmen dalam mendukung pengembangan aplikasi Artificial Intelligence (AI) generatif dengan fondasi yang kuat dan aman. Baru-baru ini, AWS mengumumkan serangkaian pembaruan signifikan pada beberapa layanannya.
Senior Worldwide Security Specialist AWS Kimberly Dickson, dalam acara virtual media briefing, Rabu (3/7), mengungkapkan AWS telah memperbarui delapan layanan kunci mereka.
Pertama, AWS Identity and Access Management (IAM). IAM mendukung passkey sebagai faktor autentikasi kedua untuk memberikan proses masuk yang lebih mudah dan aman di seluruh perangkat pengguna.
Baca juga : Keterampilan di Bidang AI akan Sebabkan Karyawan Alami Kenaikan Gaji
Berdasarkan standar FIDO, passkeys menggunakan kriptografi kunci publik, yang memungkinkan autentikasi kuat dan tahan phishing sehingga lebih aman daripada kata sandi.
"Dengan PassKeys, Anda bisa memasukkan token keamanannya dari browser Anda ke perangkat password yang aman, dan ini adalah FIDO Authenticated," jelas Kimberly.
"Jadi pelanggan dapat menggunakan PassKeys untuk mengidentifikasi biometrik, untuk ID wajah, dan semua hal ini bisa digunakan untuk memasukkan perangkat keamanannya melalui akun AWS mereka," imbuhnya.
Baca juga : Di Tahun 2024, Perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) Generatif akan Kian Masif
Kedua, Amazon GuardDuty. Ini merupakan layanan perlindungan yang ditingkatkan untuk memungkinkan pengguna memindai objek yang baru diunggah ke bucket Amazon S3 untuk potensi malware, virus, dan unggahan mencurigakan lainnya, sehingga pengguna dapat mengambil tindakan untuk mengisolasi objek tersebut sebelum terproses lebih lanjut.
Ketiga, AWS CloudTrail Lake. Layanan ini juga mengalami pembaruan dengan penambahan kemampuan membuat kueri menggunakan bahasa alami.
Dengan fitur ini, pengguna dapat menganalisa aktivitas AWS di CloudTrail Lake dengan lebih mudah, tanpa perlu menulis query SQL yang rumit.
Baca juga : AWS Siapkan Pelatihan AI Generatif di Indonesia
Dengan demikian, "Menggunakan bahasa alami, pelanggan dapat mengajukan berbagai pertanyaan seperti, 'Beri tahu saya berapa banyak database yang dibuat tanpa mengaktifkan enkripsi'," ujar Kimberly.
Terakhir, Amazon SageMaker melalui layanan AWS Audit Manager telah diperbarui untuk meningkatkan praktik kerangka kerja dalam manajemen pembelajaran mesin (ML).
Kimberly mengatakan "AWS Audit Manager memiliki kerangka praktik terbaik, kerangka kerja tersebut sebenarnya mempertimbangkan praktik terbaik di berbagai hal seperti kerangka keamanan siber NIST (National Institute of Standards and Technology), kerangka kerja NIST untuk AI, dan juga mempertimbangkan hal-hal seperti pengumpulan bukti untuk SOC 2".
Dengan pembaruan ini, AWS yakin bisa memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur terbaik untuk pengembangan aplikasi AI generatif di seluruh dunia. Pelanggan di berbagai negara kini dapat memanfaatkan layanan yang telah ditingkatkan ini untuk mendukung inovasi dalam teknologi AI mereka. (Z-1)
Nilai ekonomi digital Indonesia mencapai US$90 miliar pada 2024, dan diproyeksikan akan melampaui US$110 miliar pada 2025, tertinggi di Asia Tenggara.
Melalui kolaborasi ini, Berca menghadirkan solusi migrasi VMware yang komprehensif untuk membantu perusahaan memindahkan beban kerja on-premise mereka ke AWS secara efisien.
Teknologi artificial intelligence (AI) dan cloud computing kini menjadi kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan bisnis digital di Indonesia.
Meskipun beberapa bank besar sudah memanfaatkan teknologi ini, banyak pelaku industri yang masih ragu dan tak tahu bagaimana memulai.
Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia Meutya Hafid mengapresiasi upaya serius Amazon Web Services (AWS) dalam membantu meningkatkan kualitas SDM di Indonesia.
Perusahaan diimbau tidak melihat kecerdasan buatan generatif sebagai ancaman, melainkan mitra kerja yang dapat meningkatkan efisiensi dan membuka peluang bisnis baru.
MENAG Nasaruddin Umar, berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir.
FILM drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah (Sci-fi), Esok Tanpa Ibu segera tayang di bioskop, dibalut dengan pendekatan teknologi Artificial Intelligence (AI)
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil.
Inilah paradoks utama media massa di era AI.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved