Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
NASA mengungkapkan pesawat penjelajah yang menuju bulan Jupiter yang mungkin bisa mendukung kehidupan
Ilmuwan antariksa AS mengungkapkan pesawat antarplanet yang NASA rencanakan untuk mengirim ke salah satu bulan beku Jupiter sebagai bagian dari penelusuran manusia akan kehidupan di luar bumi.
Pesawat Clipper dijadwalkan meluncur pada Oktober menuju Europa, salah satu dari puluhan bulan yang mengorbit planet terbesar di Tata Surya, dan tempat terdekat di lingkungan langit kita yang bisa menjadi tempat tinggal untuk kehidupan.
Baca juga : Amerika Serikat Minta NASA Ciptakan Standar Waktu Bulan, Apa Tujuannya?
"Salah satu pertanyaan mendasar yang ingin dipahami oleh NASA adalah, apakah kita sendirian di kosmos?" kata Bob Pappalardo, ilmuwan proyek misi ini kepada AFP.
"Jika kita menemukan kondisi untuk kehidupan, dan suatu hari benar-benar menemukan kehidupan di tempat seperti Europa, maka itu akan mengatakan di tata surya kita sendiri ada dua contoh kehidupan: Bumi dan Europa."
"Itu akan sangat besar untuk memahami seberapa umum kehidupan mungkin ada di seluruh alam semesta."
Baca juga : AS Bersiap untuk Meluncurkan Misi Bulan Baru pada Hari Valentine
Pesawat senilai US$5 miliar saat ini berada di Laboratorium Propulsi Jet NASA di California, berada di "ruang bersih".
Tindakan pencegahan tersebut untuk memastikan pesawat tetap bebas dari kontaminan agar menghindari membawa mikroba bumi ke Europa.
Setelah diangkut ke Kennedy Space Center di Florida, Clipper akan diluncurkan menggunakan roket Falcon Heavy milik Space X dan memulai perjalanan selama lebih dari lima tahun yang melibatkan lintasan melewati Mars untuk mengumpulkan kecepatan.
Baca juga : Misi Pendaratan Bulan Swasta AS Gagal, NASA Tunda Kembalikan Astronot ke Bulan
Pada 2031, pesawat diharapkan berada dalam orbit di sekitar Jupiter dan Europa, di mana akan dimulai studi rinci tentang bulan yang ilmuwan percayai tertutup es.
"Kami memiliki instrumen seperti kamera, dan spektrometer, magnetometer, dan radar yang dapat... menembus langsung melalui es, memantul dari air cair, dan kembali ke permukaan untuk memberi tahu kami seberapa tebal es itu dan di mana air cair terletak," kata Pappalardo.
Manajer misi tidak mengharapkan menemukan makhluk hijau kecil berenang di air -- bahkan mereka tidak mencari kehidupan itu sendiri, hanya untuk kondisi yang bisa mendukungnya.
Ilmuwan tahu dari lingkungan ekstrem di Bumi bahwa makhluk-makhluk kecil dapat hidup hampir di mana saja.
Dan kondisi di Europa, yang hampir sama besar dengan bulan Bumi, bisa menyediakan habitat yang serupa, menawarkan prospek menarik bahwa kita tidak sendirian -- bahkan tidak di Tata Surya kita sendiri. (AFP/Z-3)
Temuan terbaru mengenai ukuran Jupiter ini dipublikasikan dalam jurnal Nature Astronomy pada Senin (2/2). Jurnal ini sekaligus disebut sebagai salah satu hasil penting
Temuan ini didapat dari pengukuran terbaru menggunakan data radio pesawat ruang angkasa Juno, yang sejak 2016 mengorbit planet terbesar di tata surya tersebut.
Penelitian yang dimuat dalam jurnal ilmiah menyebutkan bahwa tanpa kehadiran Jupiter, lingkungan orbit Bumi kemungkinan akan jauh lebih tidak stabil.
Pesawat Juno milik NASA menangkap fenomena letusan serentak di Io, bulan Jupiter. Energi yang dihasilkan mencapai 260 terawatt, mengungkap rahasia magma di bawah permukaannya.
Bulan purnama pertama di tahun 2026, yang dikenal sebagai Wolf Moon, mencapai puncaknya pada 3 Januari 2026. Penamaan Wolf Moon berasal dari tradisi budaya kuno
Sebaliknya, kutub Jupiter dipenuhi satu badai utama yang dikelilingi sejumlah pusaran badai lebih kecil, membentuk pola geometris yang rapi.
Operasi SAR pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung menemukan satu korban di jurang. Evakuasi terkendala medan ekstrem, korban dibawa ke RS Bhayangkara Makassar.
KNKT menyimpulkan insiden ATR 42-500 sewaan KKP sebagai CFIT: pesawat masih terkendali namun menghantam lereng Gunung Bulusaraung.
Tiga tim DVI yang diberangkatkan berjumlah 12 personel dan telah dibekali perlengkapan medis serta identifikasi yang dibutuhkan di lapangan.
Cuaca ekstrem tersebut berdampak sementara terhadap operasional penerbangan berupa holding kedatangan dan keberangkatan, serta pengalihan (divert) sejumlah pesawat.
PENERBANGAN Airasia kini telah kembali normal setelah adanya perbaikan proses software rollback pada armada Airbus A320 yang beroperasi di jaringan Airasia
PRESIDEN Prabowo Subianto memerintahkan empat pesawat angkut membawa bantuan logistik dan tim medis ke tiga provinsi yang terdampak bencana banjir di Sumut, Aceh, dan Sumbar
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved