Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MEDIA sosial tengah dipenuhi dengan gambar-gambar poster ala Disney Pixar yang dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan (AI). Tidak jarang masyarakat mengira poster editan tersebut adalah poster asli untuk film buatan Disney Pixar.
Banyak yang penasaran dan bertanya-tanya tentang cara membuat poster dengan gaya tersebut menggunakan AI.
Baca juga: User Experience Membentuk Perilaku Sosial Generasi Muda di Dunia Maya?
Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk menciptakan poster seperti itu.
1. Buka Microsoft Edge
Langkah pertama dalam membuat poster bergaya Disney Pixar menggunakan AI adalah membuka browser Microsoft Edge.
2. Akses Bing Image Creator
Kemudian, akses laman https://www.bing.com/images/create. Anda perlu login menggunakan akun Microsoft. Jika Anda belum memiliki akun Microsoft, Anda dapat membuatnya terlebih dahulu.
3. Masukkan Deskripsi Detail
Setelah berhasil masuk ke Bing Image Creator, masukkan deskripsi yang sangat detail tentang gambar poster yang ingin Anda hasilkan. Semakin lengkap dan jelas deskripsi yang Anda berikan, semakin baik hasil yang akan dihasilkan oleh AI.
4. Pilihan Bahasa
Anda juga dapat memilih bahasa yang Anda inginkan dalam menu Pengaturan, sehingga gambar yang dihasilkan sesuai dengan preferensi Anda.
5. Buat Gambar
Setelah semuanya siap, klik tombol "Create" dan tunggu hingga proses pembuatan gambar selesai. Bing Image Creator akan menghasilkan sejumlah pilihan gambar poster yang terinspirasi oleh film-film Disney Pixar berdasarkan deskripsi yang Anda masukkan.
Baca juga: Hadirkan Live Interaktif, Platform Roposo Resmi Hadir di Indonesia
Proses ini memungkinkan berkat teknologi DALL-E, yang merupakan hasil kolaborasi antara Microsoft dan OpenAI.
Dengan panduan tersebut, pengguna dapat dengan mudah menciptakan gambar-gambar poster ala Disney Pixar dengan bantuan kecerdasan buatan.
Bing Image Creator yang digunakan adalah sebuah program AI Art Generator yang mampu menghasilkan gambar berdasarkan perintah teks dari pengguna (text to image).
Melalui Bing Image Creator, pengguna memiliki kemampuan untuk menciptakan poster bergaya Disney Pixar sesuai dengan perintah atau deskripsi yang diinginkan.
Hasil dari Bing Image Creator kadang-kadang mungkin terlihat aneh, termasuk gambar dengan teks yang kurang jelas atau potongan gambar yang tidak sempurna.
Bing Image Creator juga menyarankan untuk bersabar dan mencoba kembali di kesempatan selanjutnya. Penting untuk dicatat bahwa Bing Image Creator mungkin menghasilkan gambar-gambar yang tidak sepenuhnya sesuai dengan ekspektasi pengguna.
Namun, hasil karya dari Bing Image Creator yang meniru desain Disney Pixar bisa melanggar hak cipta.
Oleh karena itu, disarankan agar gambar-gambar yang dihasilkan dengan alat ini tidak digunakan untuk kegiatan komersial dan lebih cocok untuk hiburan semata. Gambar-gambar tersebut dapat menjadi tren dan berbagi di berbagai media sosial. (Z-1)
Mengejar Restu menghadirkan kisah tentang kekuatan dan keteguhan hati seorang perempuan dalam menghadapi konflik, pilihan hidup, serta realitas yang kerap tak mudah dijalani.
Drama Korea terbaru “A Hundred Memories” kembali mencuri perhatian dengan merilis poster spesial yang menandai dimulainya paruh kedua perjalanan cerita.
Visual poster film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa ini menampilkan seorang yang tengah diikat di sebuah tiang kayu, dengan kobaran api yang mengelilinginya.
Tsabita dan tim mahasiswa KKN Unimus Semarang menggelar demonstrasi terapi rendam kaki air hangat di Desa Pranggong, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali.
Film Keluarga Super Irit menceritakan perjuangan keluarga Sukaharta dalam menjalani hidup hemat usai sang kepala keluarga kehilangan pekerjaan.
Sutradara Teddy Soeriaatmadja menjelaskan bahwa film Mungkin Kita Perlu Waktu menggambarkan realita bahwa setiap orang punya cara masing-masing dalam menghadapi trauma.
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Kehadiran hantu-hantu senior tersebut di film Sebelum Dijemput Nenek berfungsi untuk melengkapi teror yang ditebar oleh antagonis utama, Mbah Marsiyem.
Lebih dari 90 persen anggota Netflix di Indonesia menonton konten Indonesia pada 2025, dan 35 tayangan Indonesia berhasil masuk dalam daftar Top 10 Global Netflix.
The Bluff membawa penonton ke Kepulauan Cayman, sebuah wilayah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Di sinilah kisah Ercell "Bloody Mary" Bodden dimulai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved