Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
STARTUP teknologi pengelolaan bisnis dunia apotek, apotiX meluncurkan aplikasi Point of Sale (PoS) terbaru yang dikhususkan untuk apotek, Kamis (17/8). Dalam semangat kemerdekaan dan kemajuan, apotiX berkomitmen untuk menjadikan pengalaman berbisnis semakin efisien.
Fouder apotiX Rizarullah Santoso menyampaikan, sebagaimana nilai-nilai dan perjuangan yang diusung oleh kemerdekaan Indonesia, apotiX juga menganut nilai-nilai kebebasan dan kemudahan.
“Aplikasi PoS yang akan diluncurkan oleh apotiX pada tanggal yang bersejarah ini adalah bukti nyata dari komitmen ini,” jelas dia dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (17/8).
Baca juga: Daftar Obat Kolesterol yang Ampuh dan Terjangkau di Apotik
Menurut dia, aplikasi ini hadir dengan spesial untuk para pemilik apotek dan pelaku bisnis dalam manajemen inventaris yang efisien, laporan penjualan yang informatif, dan fitur-fitur canggih lainnya. Dalam semangat patriotisme dan kebersamaan, apotiX berharap bahwa aplikasi PoS ini akan menjadi mitra setia bagi apotek-apotek di seluruh tanah air.
“Momen peluncuran pada HUT RI yang ke-78 adalah momentum yang tepat untuk menggandeng teknologi demi membangun masa depan yang lebih baik, di mana apotek-apotek dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar dalam pelayanan kesehatan dan ekonomi bangsa,” jelas dia.
Baca juga: Ini Obat Asam Urat yang Beredar di Apotik dan Kisaran Harganya
Menurut Rizarullah laporan penjualan yang mudah dimengerti adalah aspek penting dalam pengambilan keputusan yang cerdas. Dengan aplikasi PoS apotiX, pemilik apotek dan manajer dapat dengan mudah mengakses laporan penjualan yang dirangkum dengan jelas dan informatif.
“Ini membantu mereka untuk memahami tren penjualan, produk yang paling diminati, dan momen-momen puncak dalam bisnis mereka,” jelas dia.
Selain itu, fitur lain yang tidak kalah penting adalah kartu stok real-time. Pengguna dapat dengan cepat melihat jumlah stok aktual untuk setiap produk secara real-time, menghindarkan dari masalah stok kosong yang dapat merugikan.
"Kami sangat berharap dengan peluncuran aplikasi ini, apotek-apotek dapat mengelola inventaris secara efisien tanpa kehilangan catatan dan selisih yang sering terjadi antara kartu stok dan stok fisik," ungkap perwakilan dari apotiX.
Selain fitur-fitur yang sudah disebutkan di atas, aplikasi PoS apotiX juga menawarkan kemampuan bagi apotek untuk menambahkan produk sesuai dengan nama yang mereka gunakan, tanpa batasan merek tertentu. Setiap produk dicatat berdasarkan batch number dan tanggal kadaluarsa, menjadikan sistem ini memiliki integritas data yang tinggi. (Z-10)
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia telah memproduksi ponsel untuk dipasarkan secara internasional. Produk tersebut hadir melalui Unplugged, sebuah startup.
STARTUP kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia, Zarfix, resmi menjadi sorotan internasional setelah tampil dalam ajang 'Take Off Istanbul' di Istanbul, Turki.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Tokyo X-Hub 2025 mengundang 10 startup Jepang yang berbasis di Tokyo untuk mengeksplorasi pasar Indonesia.
Diskusi berfokus pada bagaimana Indonesia dan Australia dapat memperkuat kolaborasi di bidang teknologi, kewirausahaan, dan inovasi.
Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi kemitraan strategis antara 24 perusahaan rintisan (startup) Indonesia terpilih dengan korporasi dan ekosistem startup luar negeri.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved