Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

MDI Rilis laporan terkait Dampak Startup terhadap Sosial dan Lingkungan

Naufal Zuhdi
13/12/2025 17:45
MDI Rilis laporan terkait Dampak Startup terhadap Sosial dan Lingkungan
MDI Portfolio Impact Report 2025(Telkom)

Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda. Melalui peluncuran rangkaian MDI Portfolio Impact Report 2025, corporate venture capital di bawah Telkom Group ini menampilkan dampak nyata startup portofolionya, mulai pemberdayaan UMKM, efisiensi sektor publik dan swasta, hingga kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan.

Peluncuran delapan laporan dampak tersebut menjadi langkah strategis MDI Ventures untuk menegaskan bahwa investasi tidak semata berorientasi pada keuntungan finansial jangka pendek, tetapi juga pada nilai sosial dan lingkungan yang dapat diukur secara konkret.

“Sebagai investor, kami tidak hanya melihat pertumbuhan bisnis dengan tata kelola dan keberlanjutan yang baik. Yang sama pentingnya adalah bagaimana perusahaan-perusahaan ini menjawab persoalan nyata di masyarakat dan lingkungan. Itulah yang kami dokumentasikan melalui impact report ini,” ujar Alvin Evander, VP of Corporate Communications & Strategy MDI Ventures, Sabtu (13/12).

Rangkaian laporan ini merekam pengukuran dampak portofolio sepanjang 2024 dan terhubung dengan strategi jangka panjang Telkom Group dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan. Inovasi digital diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.

Untuk memastikan konsistensi dan relevansi, MDI Ventures mengembangkan impact framework sebagai panduan dalam memilih portofolio yang diangkat setiap tahun. Kerangka ini menilai sejauh mana dampak startup bersifat nyata, terukur, dan selaras dengan prioritas nasional. Setiap perusahaan portofolio juga diminta melacak metrik dampak paling relevan—mulai dari jumlah penerima manfaat hingga efisiensi sumber daya, yang kemudian dikompilasi ke dalam laporan terintegrasi.

Tahun ini, MDI Portfolio Impact Report 2025 menyoroti delapan startup dari sektor yang beragam, yakni akuakultur (Delos), logistik (Paxel), insurtech (Qoala), AI dan orkestrasi data (Volantis), loyalty dan rewards (Tada), identitas digital (Privy), perjalanan dan manajemen travel (Opsigo), serta manajemen tiket dan pengalaman (Goers).

Sejumlah capaian menunjukkan skala dampak yang dihasilkan. Di sektor logistik, Paxel mengembangkan layanan Paxel Recycle yang memungkinkan pelanggan mengirim sampah anorganik rumah tangga untuk dikelola bersama mitra daur ulang. Sepanjang 2024, layanan ini mencatat 430 pengiriman dari 69 pelanggan. Paxel juga menggunakan kemasan ALVAboard yang dapat dipakai ulang lebih dari 100 kali untuk menggantikan karton sekali pakai.

Di bidang insurtech, Qoala mencatat penerbitan sekitar 445 juta polis microinsurance pada 2024, meningkat sekitar 166 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan perluasan akses perlindungan finansial berbiaya terjangkau bagi masyarakat luas.

Sementara itu, platform loyalty dan rewards Tada menjangkau sekitar dua juta merchant UMKM dengan nilai kumulatif gross merchandise value mencapai sekitar US$300 juta sejak berdiri. Di sektor event dan pengalaman, Goers telah mengelola lebih dari 6,5 juta tiket, melayani lebih dari dua juta pelanggan, serta bekerja sama dengan lebih dari 4.500 penyelenggara acara. Program Goers Crew juga membuka kesempatan kerja pertama bagi 372 anak muda sepanjang 2024.

Laporan dari Delos, Volantis, Privy, dan Opsigo menyoroti pemanfaatan teknologi untuk mendorong budidaya akuakultur berkelanjutan, pengurangan penggunaan kertas, peningkatan keamanan data, serta penguatan daya saing pelaku usaha kecil di era digital.

MDI Ventures menegaskan bahwa rangkaian laporan ini tidak sekadar menjadi dokumen tahunan, melainkan pijakan strategis dalam pengambilan keputusan. Temuan dampak dimanfaatkan dalam pendampingan startup, diskusi pendanaan lanjutan, hingga perumusan kolaborasi dengan Telkom Group dan mitra lainnya.

“Pada akhirnya, kami ingin menunjukkan bahwa ekosistem digital Indonesia bisa tumbuh cepat sekaligus bertanggung jawab. Investasi yang dikelola secara tepat dan berjangka panjang akan memberi manfaat tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi jutaan pengguna dan komunitas di sekitarnya,” tutup Alvin. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik