Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
USAHA rintisan (startup) berbasis mitigasi sampah maskanan (food waste), Surplus Indonesia mengumumkan pembukaan putaran pendanaan (fundraising) pra-Seri A. Sebelumnya, Surplus Indonesia telah mendapatkan pendanaan tahap awal dari investor ternama Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Ventures pada awal 2023.
Berdiri sejak 2020, Surplus Indonesia memiliki tujuan untuk mengurangi pemborosan makanan di Indonesia. Pasalnya, hingga saat ini, Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan produksi sampah makanan terbesar di dunia.
Menurut data United Nations Environment Programme (UNEP) pada tahun 2021, Indonesia menghasilkan 20,93 juta ton sampah makanan setiap tahunnya. Selain itu, Bappenas pun memperkirakan bahwa dalam setahun, satu penduduk Indonesia menghasilkan rata-rata 115-184 kilogram sampah makanan.
Baca juga : Dukung Upaya Keberlanjutan, Bobobox Gandeng Fairatmos Kembangkan Fitur Carbon Offset
Untuk menangani permasalahan ini, Surplus Indonesia bekerja sama dengan pelaku usaha (seperti restoran, hotel, cafe) untuk menjual stok makanan berlebih yang masih berkualitas, aman, dan layak konsumsi, dengan harga 50% lebih terjangkau melalui aplikasi food rescue pertama di Indonesia.
Dengan skema tersebut, konsumen bisa mendapatkan makanan berkualitas dengan diskon setengah harga, sementara penjual dapat meminimalisir kerugian dan mengurangi jumlah makanan yang berakhir di tempat sampah.
Baca juga : PLN Gandeng 6 Startup Kembangkan Bisnis di Luar Kelistrikan
"Kami siap membawa misi perusahaan lebih jauh, terutama dengan bekerja sama dengan impact investor yang memiliki visi sejalan dengan Surplus Indonesia untuk mengatasi permasalahan food waste dan food lost, serta berkontribusi dalam perlindungan lingkungan. Di putaran pendanaan pra-Seri A ini, kami menargetkan untuk menggalang dana sebesar, yang nantinya akan digunakan untuk memperluas layanan Surplus Indonesia di sektor B2B, serta memperluas jangkauan lokasi operasional di sektor B2C,” ungkap Muh. Agung Saputra, Co-founder & CEO Surplus Indonesia.
Sebagai bentuk komitmen Surplus Indonesia untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG) no. 12 (Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab) dan no. 13 (Aksi Iklim), setiap 1 porsi makanan yang diselamatkan melalui aplikasi Surplus Indonesia berarti mencegah banyak kerugian finansial bagi pemilik bisnis dan menghindari ratusan ton CO2e dari berakhir di tempat pembuangan akhir.
Hingga saat ini, Surplus Indonesia telah menyelamatkan 100 ribu ton makanan dan mencegah kehilangan nilai ekonomi hingga US$150,000 dari sampah makanan. Tidak hanya itu, Surplus Indonesia juga mencatat bahwa jumlah emisi CO2 yang berhasil dicegah apabila makanan berakhir di tempat sampah mencapai 2.000 ton.
Pada 2023, Surplus Indonesia juga berhasil mencapai pertumbuhan pendapatan rata-rata sebesar 21% setiap bulan (MoM). Tidak hanya itu, pertumbuhan pendapatannya dari tahun ke tahun (YoY) dari 2022 hingga 2023 juga telah mencapai tingkat pertumbuhan rata-rata hingga 400%.
Startup greentech ini beroperasi di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Bali, dengan total pengguna aplikasi aktif mencapai lebih dari 200.000 dan dengan total F&B merchant sebanyak 4.000+ merchant yang terdiri dari Horeka (Hotel, Restaurant, Cafe) sebanyak 10.000.
Surplus merupakan salah satu alumni dari program akselerator nasional Startup Studio Indonesia. Sejak lulus dari Batch ke-4, Surplus Indonesia telah mencatat berbagai pencapaian yang mengesankan.
Tidak hanya berhasil mengamankan pendanaan tahap awal (seed funding), startup ini terus menggencarkan upaya product-market fit (PMF) dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu sosial food waste & food loss di Indonesia.
"Partisipasi Surplus Indonesia di SSI membuka banyak pintu kolaborasi baru, terutama dengan para mentor dan sesama pelaku startup, baik yang sudah berpengalaman maupun yang sama-sama merintis di tahap awal," ujar Agung.
Pada 2023, startup ini bertekad untuk menyelamatkan 100 ton makanan dan menghindarkan kerugian senilai US$100.000 bagi para pelaku usaha, serta mencegah emisi potensial sebesar 1000 ton gas CO2 dari makanan yang berhasil diselamatkan.
Koordinator Startup Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika Sonny Ssudaryana mengatakan dukungan penuh terhadap Surplus Indonesia,
"Kami sangat bangga dapat mendukung perkembangan startup muda seperti Surplus Indonesia, yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, namun juga memainkan peran dalam menciptakan dampak positif pada masyarakat dan lingkungan. Semoga keberhasilan fundraising pra-seri A ini akan membantu Surplus Indonesia mencapai visi dan misi mereka yang mulia," ujarnya. (Z-5)
Pendanaan ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mendukung peran CESGS sebagai PUI-PT Bisnis Berkelanjutan.
Koperasi Kana menyediakan pendanaan operasional sebesar Rp2 juta per bulan bagi setiap KDKMP yang berpartisipasi.
Campaign for Good mendorong perubahan global menuju pengambilan keputusan kolaboratif berbasis kepercayaan.
Merek shapewear Skims yang didirikan Kim Kardashian berhasil meraih pendanaan US$225 juta dari investor termasuk Goldman Sachs.
Pendanaan bagi startup yang dipimpin perempuan masih menjadi tantangan yang membatasi kemampuan mereka tumbuh dan berinovasi.
Platform media sosial berbasis Web3, X.me, mengumumkan telah memperoleh pendanaan strategis senilai US$30 juta yang dipimpin oleh Tido Capital, dengan partisipasi sejumlah investor global.
Seiring dengan itu, penanganan sampah di sejumlah titik kini berangsur menuju kondisi normal.
Petugas kebersihan Purwakarta tetap bekerja saat Lebaran demi menjaga kota tetap bersih. Aris, salah satu petugas, rela tidak berlebaran bersama keluarga demi tugasnya.
Produksi sampah di Kota Bandung mencapai 1.600–1.800 ton per hari. Wali Kota Muhammad Farhan mengajak masyarakat mulai memilah dan mendaur ulang sampah dari rumah pada momentum Idulfitri.
Sebanyak 19 fasilitas pengolahan sampah tetap dioperasikan hingga menjelang hari H Lebaran.
Melampaui sidak terminal, inilah 5 kebijakan radikal Menteri LH Hanif Faisol untuk tuntaskan krisis sampah nasional melalui sistem MRF dan Gakkum.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran untuk mengurangi timbulan sampah selama perjalanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved