Senin 09 Januari 2023, 20:57 WIB

Perkuat Kepatuhan Regulasi Terkait Blockchain dan Kripto, Binance Gabung ACSS 

Mediaindonesia.com | Teknologi
Perkuat Kepatuhan Regulasi Terkait Blockchain dan Kripto, Binance Gabung ACSS 

Dok. Binance
Binance bergabung dengan Association of Certified Sanctions Specialists (ACSS)

 

PLATFORM pengembangan blockchain dan bursa kripto, Binance mengumumkan telah bergabung dengan Association of Certified Sanctions Specialists (ACSS) atau Asosiasi Spesialis Sanksi Bersertifikat, satu-satunya organisasi di dunia yang diperuntukkan bagi para profesional kepatuhan sanksi. 

ACSS, yang didirikan pada 2018, memberikan pendidikan dan manfaat yang berkualitas tinggi kepada para anggotanya. Binance adalah bursa kripto pertama yang bergabung secara resmi dengan asosiasi tersebut. 

Binance akan memanfaatkan materi pelatihan, basis data komprehensif, dan jaringan mendalam di ACSS untuk makin meningkatkan keterampilan dan keahlian timnya. 

Semua profesional kepatuhan dalam tim sanksi serta pemimpin (lead) dalam pelaporan pencucian uang, operasi kepatuhan, dan investigasi khusus di Binance akan diwajibkan untuk menjalani pelatihan bersama ACSS sebagai bagian dari proses sertifikasi.

Sesi pelatihan wajib tersebut akan menjadi kunci dalam membekali tim sanksi Binance dengan pedoman OFAC terbaru dalam mengembangkan program kepatuhan sanksi. ACSS juga akan membantu memastikan tim tersebut terus mengikuti dekret sanksi dan memahami risiko pelanggaran di berbagai yurisdiksi. 

“Industri blockchain masih berada dalam tahap awal. Prioritas kami adalah terus menegakkan tingkat kepatuhan tertinggi di tengah ruang yang sedang berkembang pesat ini,” kata Chagri Poyraz, Global Head of Sanctions Binance. 

Baca juga : ICONNET Gaet Konsumen dengan Hadiah Umrah

“Melalui kerja sama dengan ACSS, kami akan meningkatkan standar kepatuhan sanksi kami ke tingkat yang diakui oleh asosiasi industri terkemuka dan memberikan peluang peningkatan keterampilan bagi tim kepatuhan kami. Pada akhirnya, kami ingin terus menetapkan standar keamanan dan kepatuhan di industri ini bersama pemain industri lainnya," imbuhnya.

Direktur Eksekutif ACSS Saskia Rietbroek mengaku bangga telah dipilih oleh Binance, pemimpin ekosistem blockchain dan infrastruktur mata uang kripto di tingkat dunia. 

"Sebagai organisasi yang berspesialisasi dalam penyediaan pelatihan sanksi bagi perusahaan multinasional dan lembaga keuangan, ACSS akan memastikan kualitas pelatihan tertinggi bagi tim di Binance di sektor yang dinamis ini dan membantu meningkatkan kepatuhan dalam industri kripto," katanya.

Selama dua tahun terakhir, kepatuhan terhadap regulasi telah menjadi fokus inti di Binance. Pada 2022, tim kepatuhan Binance berkembang dari 500 menjadi 750 orang. 

Hal itu adalah bagian dari upaya Binance untuk berinvestasi dalam tim kepatuhannya secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Binance telah memperoleh izin regulasi, registrasi, dan penerimaan di total 14 yurisdiksi hingga saat ini, termasuk di Prancis, Spanyol, Bahrain, Dubai, dan Australia. (RO/OL-7) 

Baca Juga

Ist

Shure Tawarkan Solusi AV Conferencing dengan Stem Ecosystem

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Januari 2023, 23:07 WIB
Sepertiga rapat perusahaan memiliki masalah teknis dan para pengguna sering menghadapi kesulitan saat bekerja dengan teknologi...
Ist

Shure Tawarkan Solusi AV Conferencing dengan Stem Ecosystem

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Januari 2023, 23:06 WIB
Sepertiga rapat perusahaan memiliki masalah teknis dan para pengguna sering menghadapi kesulitan saat bekerja dengan teknologi...
DOK PT KIIP KIIP INDONESIA

FW5 Charging Magnetic Cooler Punya Fitur Pendingin

👤Budi Ernanto 🕔Kamis 26 Januari 2023, 18:33 WIB
Cooling dimaksudkan untuk tetap menjaga suhu ponsel pintar tetap stabil tengah diisi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya