Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
WHATSAPP dikabarkan menyiapkan kontrol yang lebih baik untuk para pengguna Android dalam hal perekaman pesan suara agar lebih nyaman digunakan.
Sebelumnya, jika pengguna ingin mengirim pesan suara dan melakukan kesalahan, pengguna harus mengulang pesan tersebut dari awal dan membuang pesan yang gagal.
Namun, dengan pembaruan lewat kontrol yang lebih baik, pengguna Android bisa menjeda pesan suara dengan Pause dan melanjutkan rekamannya agar pesan suara yang perlu dijeda tidak perlu dihapus atau diulang dari awal.
Baca juga: WhatsApp Tengah Kerjakan Fitur Shortcut untuk Pencarian Teks
Melansir XDA Developers, Kamis (3/3), fitur itu kini ditemukan pada versi WhatsApp Beta 2.22.6.7 untuk Android dan diharapkan bisa dirilis dalam versi yang lebih stabil dan global.
Dengan demikian, fitur ini bisa menjadi alternatif yang lebih baik saat pengguna mengirimkan pesan suara.
Sebenarnya, fitur ini sudah ada pada WhatsApp versi iOS dan desktop namun tentunya akan lebih baik jika fitur ini juga diberikan kepada para pengguna WhatsApp di layanan Android.
Selain fitur pause untuk pesan suara, terbaru WhatsApp juga melakukan pembaruan untuk pengguna yang berada di dalam grup bisa melakukan panggilan video susulan jika sebelumnya sempat tertinggal.
Fitur itu sudah dapat digunakan di versi stabil untuk para pengguna WhatsApp baik di Android maupun iOS. (Ant/OL-1)
WhatsApp resmi meluncurkan fitur akun yang dikelola orang tua untuk anak usia 10-12 tahun. Simak cara setting, fitur kontrol, dan sistem keamanannya di sini.
Ingin hapus video WhatsApp tapi chat tetap ada? Simak cara menggunakan fitur Granular Media Deletion terbaru 2026 untuk hemat memori HP Anda.
APLIKASI pesan instan seperti WhatsApp menjadi salah satu penyumbang terbesar penggunaan ruang penyimpanan di ponsel pintar.
Tulisan WhatsApp terlalu kecil? Simak panduan mudah memperbesar ukuran font WA di Android, iPhone, dan Desktop agar lebih nyaman dibaca.
EXECUTIVE Vice President Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison Indosat Fahd Yudanegoro mengingatkan meningkatnya risiko kasus penimpuan daring melalui aplikasi pesan Whatsapp
Tiga akun media sosial provokatif yang diduga mengeskalasi kerusuhan Agustus 2025. Akun Strongerboy, Adiastha8, dan Armyzoned ID dianggap kebal hukum dan belum diusut kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved