Jumat 03 Desember 2021, 17:23 WIB

Kuatkan Ekosistem Blockchain Tanah Air, Litedex Protocol Jalin Kolaborasi Global 

Ghani Nurcahyadi | Teknologi
Kuatkan Ekosistem Blockchain Tanah Air, Litedex Protocol Jalin Kolaborasi Global 

Dok. Litedex Protocol
Wamendag jerry Sambuaga bersama CSO Litedex Protocol Harris Sutresna

 

INVESTASI aset kripto kini makin digemari, banyak investor mulai dari yang ritel hingga yang 'whale' mulai beralih ke aset kripto. Melihat potensi besar ini, sekelompok anak negeri muncul dengan mengusung konsep berbeda dalam hiruk pikuk perkembangan aset digital dalam negeri. 

Mulai dikembangkan sejak 2020, Litedex Protocol yang mengusung platform Decentralizes Exchange, berupaya memperkuat ekosistem blockchain di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan proyek-proyeknya yang mengadopsi multi blockchain seperti, Binance Smart Chain, Solana, Ethereum dan lain-lain. Dengan masuk ke dalam ekosistem tersebut, maka litedex diyakini mampu bersaing dengan platform decentralized global lainnya. 

Meski begitu, Litedex tentu tak akan melepas pasar domestik, yang memiliki potensi sangat besar. Hal itu diamini oleh Chief Strategy Officer Litedex Protocol, Harris Sutresna, 

"litedex protocol hadir tidak hanya memberikan sesuatu yang baru bagi investor indonesia, tapi juga produk-produk yang berkualitas yang memiliki daya saing global. Contohnya, seperti LDX Token yang sudah melalui tahapan audit Certik. Dengan score yang memuaskan, ini membuktikan keseriusan dari kami, untuk memberikan produk berkualitas ke pasar crypto". 

Harris menambahkan, Litedex Protocol berkolaborasi dengan Strategic Partnership seperti Payment Infrastucture Aset Digital asal Singapura yakni StraitsX dan Perusahaan Investasi Stellar Capital, selain itu litedex juga telah mempersiapkan Bussines Continuity Plan. 

Baca juga : Masuk Marketplace NFT, Lukisan Basuki Abdullah Dibanderol Rp1 Milyar

Mengadopsi skema platform global dalam menjaga stabilitas liquidity, Litedex mendesain 4 skema Deep Liquidity Pool, diantaranya Internal Liquidity, Market Making, External Liquidity dan Bridge to other Exchange. 

" Ya penting, kita harus membuat ekosistem yang berkelanjutan, sehingga stabilitas liquidity kita terjaga, dan value dari token kita tidak mudah jatuh. Ini tentunya untuk menjaga kepercayaan investor dalam jangka panjang" tutup Harris. 

Kemunculan aset-aset kripto dalam negeri direspon positif oleh Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga. Menurutnya, munculnya berbagai platform kripto baru yang berkualitas buatan anak negeri akan menambah peluang untuk bisa mengekspor produk-produk aset digital. 

"Melihat projek-projek dan komitmen dari pengembangnya, saya yakin dengan mengikuti regulasi yang ada, litedex protocol akan mampu menggarap pasar domestik dan bersaing dengan platform Dex yang sudah ada di level global," ujarnya. 

Litedex protocol mengklaim sebagai satu-satunya decentralized platform karya anak bangsa dan pertama di indonesia dengan projek-projek favorit investor, seperti swap, staking, farming, NFT, Bridge. (OL-7)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Budaya Digital yang Membaik Tingkatkan Indeks Literasi Digital Indonesia

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 20 Januari 2022, 11:09 WIB
Tahun ini Indeks Literasi Digital Indonesia berada pada skor 3,49 atau pada tahap sedang dan mendekati...
Dok. Epson

Epson Luncurkan Printer Pencetakan Tekstil Digital Monna Lisa ML-64000 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 19 Januari 2022, 21:56 WIB
ML-64000 memenuhi tuntutan fleksibel pesanan kecil hingga besar pada berbagai macam kain dengan melayani spektrum kompleksitas desain yang...
MI/Dwi Apriani

Menkominfo Tegaskan Frekuensi 5G di Indonesia Tak Ganggu Penerbangan 

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 19 Januari 2022, 21:13 WIB
Penegasan itu disampaikan kepada masyarakat karena adanya pemberitaan mengenai pembatasan sementara penggelaran jaringan 5G di Amerika...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya