Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
Peneliti keamanan siber di perusahaan teknologi Kaspersky menemukan bahwa tahun 2020 lalu, banyak kelompok ransomware yang menargetkan kawasan Asia Pasifik.
"Di Asia Pasifik, kami melihat kemunculan kembali yang menarik dari dua grup yang sangat aktif, REvil dan JSWorm. Keduanya muncul kembali saat pandemi mengamuk di wilayah tersebut tahun lalu dan kami tidak melihat tanda-tanda mereka akan berhenti dalam waktu dekat," kata Kepala Analis Malware, Alexey Shulmin, saat jumpa pers virtual, Selasa (25/5).
Peneliti menemukan ransomware 2.0 ini lebih berbahaya, tidak hanya menyandera data, peretas juga akan melakukan eksfiltrasi data, kemudian memeras korban dengan meminta tebusan.
Grup ransomware REvil, menurut temuan Kaspersky, semakin aktif pada 2020 setelah serangan puncak di Agustus 2019, dengan 289 korban potensial. Setelah serangan Agustus 2019, aktivitas kelompok tersebut menurun hingga Juni 2020, yang menargetkan 44 korban secara global.
Aktivitas peretas melonjak pada Juli 2020, Kaspersky menemukan solusi mereka digunakan untuk melindungi 877 pengguna hanya dalam kurun waktu satu bulan.
Salah satu target utama kelompok tersebut adalah kawasan Asia Pasifik, antara lain Hong Kong, Taiwan dan Korea Selatan.
Peneliti melihat ada pergeseran aktivitas kelompok JSWorm, yang pada 2019 lalu menebar serangan di Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, Afrika, Timur Tengah dan Asia Pasifik.
Temuan mereka, solusi Kaspersky banyak digunakan di Asia Pasifik, terutama Tiongkok, untuk menangkal serangan ransomware tersebut.
Data dari Kaspersky, REvil menargetkan 76 pengguna mereka di Indonesia pada 2019-2020, sementara JSWorm dua.
Sektor yang ditargetkan para peretas ransomware 2.0 beragam, mulai dari manufaktur, energi, keuangan, kesehatan hingga transportasi. (Ant/OL-12)
JOLLA mengumumkan perubahan signifikan pada konfigurasi perangkat terbarunya, Jolla Phone (2026), sebagai respons terhadap tekanan industri yang semakin besar,
IndoCart mendorong pengembangan ekosistem teknologi 3D printing yang lebih terbuka dan inklusif di Indonesia.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
PT Yonyou Network Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor bisnis.
Perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, dari ancaman yang menyertainya.
Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, fungsi wewangian mulai bergeser dari sekadar pelengkap penampilan menjadi bagian dari ekspresi personal.
Masyarakat perlu dijelaskan bahwa virus influenza yang saat ini banyak ditemukan di berbagai negara tidak selalu lebih berat, tetapi memang lebih mudah menular.
IDAI mengingatkan cacar air sangat menular. Satu anak bisa menularkan varicella ke 8–12 anak lain, terutama di sekolah dan lingkungan dengan kontak erat.
Pengurus Ikatan Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) sekaligus Ketua PDITT dr. Iqbal Mochtar, meminta masyarakat tidak panik dengan penyakit ini, apalagi dengan istilah super flu.
Superflu merupakan influenza tipe A virus H3N2 subclade K yang sudah ada dari dulu.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Hingga saat ini, telah dilaporkan 189.312 kasus flu positif di New York pada musim ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved