Sabtu 16 Januari 2021, 04:05 WIB

Whatsapp Putuskan Tunda Kebijakan Berbagi Data dengan Facebook

Akhmad Mustain | Teknologi
Whatsapp Putuskan Tunda Kebijakan Berbagi Data dengan Facebook

Antara
Ilustrasi

WHATSAPP memutuskan akan menunda perubahan kebijakan berbagi data karena pengguna yang khawatir tentang privasi akan beralih dari layanan perpesanan milik Facebook dan berbondong-bondong ke saingan Telegram dan Signal.

Aplikasi smartphone, yang sangat populer di seluruh dunia, membatalkan tenggat waktu 8 Februari untuk menerima pembaruan persyaratannya tentang berbagi data dengan Facebook, mengatakan akan menggunakan jeda untuk menjernihkan informasi yang salah seputar privasi dan keamanan.

"Kami telah mendengar dari begitu banyak orang betapa banyak kebingungan yang terjadi seputar pembaruan terbaru kami," kata WhatsApp dalam sebuah posting blog.

"Pembaruan ini tidak memperluas kemampuan kami untuk berbagi data dengan Facebook."

Baca juga: WhatsApp: Percakapan Pribadi dan Grup Tetap Dilindungi Enkripsi

Mereka mengatakan akan "pergi ke orang-orang secara bertahap untuk meninjau kebijakan dengan kecepatan mereka sendiri sebelum opsi bisnis baru tersedia pada 15 Mei."

Persyaratan baru WhatsApp yang tidak populer di kalangan pengguna di luar Eropa yang tidak menerima bahwa mereka diberi tenggat waktu untuk diputus dari layanan.

Pembaruan tersebut menyangkut bagaimana pedagang yang menggunakan WhatsApp untuk mengobrol dengan pelanggan dapat berbagi data dengan Facebook, yang dapat menggunakan informasi tersebut untuk iklan yang ditargetkan, menurut jejaring sosial.

"Kami tidak dapat melihat pesan pribadi Anda atau mendengar panggilan Anda, begitu pula Facebook," kata WhatsApp dalam posting blog sebelumnya.

"Kami tidak menyimpan catatan tentang siapa yang mengirim pesan atau menelepon setiap orang. Kami tidak dapat melihat lokasi yang Anda bagikan dan begitu pula Facebook."

Data lokasi bersama dengan konten pesan dienkripsi secara end-to-end, menurut WhatsApp.

"Kami memberikan bisnis opsi untuk menggunakan layanan hosting aman dari Facebook untuk mengelola obrolan WhatsApp dengan pelanggan mereka, menjawab pertanyaan, dan mengirim informasi bermanfaat seperti tanda terima pembelian," kata WhatsApp dalam sebuah pos.

"Baik Anda berkomunikasi dengan bisnis melalui telepon, email, atau WhatsApp, ia dapat melihat apa yang Anda katakan dan dapat menggunakan informasi tersebut untuk tujuan pemasarannya sendiri, yang mungkin termasuk iklan di Facebook.(AFP/OL-4)

Baca Juga

DOK Pribadi.

Pameran Virtual Sambut Inovasi dan Teknologi Sharp

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 06 Maret 2021, 06:00 WIB
Memasuki usia ke 51 tahun, produsen elektronik yang terus berinovasi tersebut menggelar virtual exhibition pada 4-7 Maret...
Ozan KOSE / AFP

Masyarakat Awam Bisa Ikut Edukasi Bisnis Cryptocurrency

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 05 Maret 2021, 14:42 WIB
Masyarakat akan belajar bagaimana menimalisir risiko dan memaksimalkan keuntungan yang bisa didapatkan dari...
Dok. Samsung

Ini Jajaran Teknologi TV Terbaru Samsung tahun 2021

👤Luthfi Anggraeni 🕔Jumat 05 Maret 2021, 00:04 WIB
Produk terbaru ini terdiri dari lini Micro LED, Samsung Neo QLED, Lifestyle TV, dan monitor, serta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya