Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR Hukum Pidana, Chairul Huda, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menindaklanjuti dugaan penggelembungan atau mark up dalam proyek Kereta Whoosh
Menurut Tanak, penyelidikan penting untuk memastikan tidak adanya pelanggaran hukum dalam proyek itu. Itu, lanjutnya, bisa jadi penegas atas pernyataan Presiden.
Hal itu, menurutnya, merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan penyediaan layanan publik yang terjangkau, terutama untuk prasarana dan transportasi massal.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan, pemerintah akan mencicil bayar utang kereta cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau Whoosh sebesar Rp 1,2 triliun per tahun.
Prabowo meminta semua pihak ambil andil dan bertanggung jawab memberikan pelayanan kepada publik dengan baik.
Pemerhati transportasi perkeretaapian Edi Nursalam mengungkapkan pemerintah harus memisahkan antara biaya prasarana dan sarana Kereta Cepat Whoosh.
Pemerhati transportasi perkeretaapian Edi Nursalam berpandangan bahwa proyek kereta cepat harus dilanjutkan sampai ke Surabaya.
Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai penyelesaian utang proyek KCJB atau Whoosh berpotensi menggunakan APBN
Prabowo enggan menjelaskan, dana untuk bayar utang tersebut. Apakah berasal dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara atau dari APBN.
Kepala Negara turut menjelaskan, sejatinya banyak orang asing yang takjub dengan sistem kereta dan fasilitas kereta api yang dimiliki Indonesia.
PRESIDEN Prabowo Subianto agar proyek Whoosh untuk kereta cepat Jakarta Banyuwangi dapat dilakukan. Dia bahkan meminta sepur kilat itu tak berhenti sampai Surabaya.
Ignasius Jonan menegaskan pertemuannya dengan Presiden Prabowo tidak membahas proyek kereta cepat Whoosh.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menegaskan pihaknya bersama PT KCIC berkomitmen penuh mendukung proses dugaan korupsi proyek KCJB Whoosh.
MANTAN Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), M Praswad Nugraha, meminta penanganan kasus dugaan korupsi kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh, transparan dan independen.
Budi meminta masyarakat menyerahkan proses pengusutan kasus ini kepada KPK.
MANTAN Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) M Praswad Nugraha menilai kecil kemungkinan terjadi suap atau gratifikasi di proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan dugaan korupsi atau penggelembungan dana pada proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh masih terus berjalan.
Dari proses perencanaan itu, KPK dapat melihat potensi penyimpangan sejak awal, termasuk pada tahap pengambilan keputusan dan pembiayaan proyek.
Isu dugaan penggelembungan biaya mencuat setelah Mahfud MD, lewat kanal YouTube pribadinya pada 14 Oktober 2025, menyoroti perbedaan mencolok antara biaya pembangunan Whoosh dan proyek serupa di Tiongkok.
KPK diminta bersikap tegas dan transparan dalam mengusut dugaan korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved