Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Berita Terbaru Terorisme Hari Ini

  • Terduga Teroris di Blitar Rencanakan Serang Polisi dan Bank

    14/6/2018 18:45

    KEPALA Polres Blitar AKB Anissullah M Ridha mengungkapkan terduga teroris yang diamankan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, berencana menyerang markas polisi dan bank. Itu terungkap dari hasil pemeriksaan buku catatan milik terduga teroris.

  • Kapolri Samakan Terorisme dengan Virus

    14/6/2018 10:57

    Penyebaran terorisme ini seperti puncak dari fenomena gunung es. Penyebaran sel teroris ada di semua wilayah. Karenanya, perlu ada langkah keras penegakan hukum pada mereka yang bersalah.

  • Densus 88 Tangkap Tiga Warga Blitar

    14/6/2018 06:32

    Tim Densus 88 Mabes Polri menangkap warga di Lingkungan Bajang, Kelurahan/Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar tersebut, Rabu (13/6) malam. Dari tiga orang tersebut, salah satunya adalah dokter umum yang juga membuka praktik pengobatan bekam.

  • Kak Seto: Kehidupan Anak dari Teroris Harus Dipulihkan

    14/6/2018 00:03

    Anak-anak dari terduga pelaku teror bom di Surabaya dan Sidoarjo akan menjalani proses rehabilitasi. Tujuh anak itu telah dibawa ke rumah aman milik Kementerian Sosial, pada Selasa (12/6).

  • Perpres Antiterorisme Diprediksi Rampung Seusai Idul Fitri

    13/6/2018 15:10

    PERATURAN Presiden (Perpres) mengenai pelibatan TNI yang diatur dalam UU 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme atau UU Antiterorisme, diprediksi rampung setelah Idul Fitri. Saat ini pemerintah melalui sejumlah institusi terkait masih menggodok detail regulasi tersebut.

  • Ini Tahapan Penanganan Anak Terduga Pelaku Teroris oleh Kemensos

    13/6/2018 13:55

    PROSES rehabilitasi sosial terhadap tujuh anak dari terduga pelaku bom di Surabaya dan Sidoarjo sudah mulai dilakukan. Tahapan pertama dari proses tersebut ialah terkait pendidikan, termasuk ideologi dan nilai nasionalisme.

  • Kemensos Bertekad Jauhkan Paham Radikal dari Anak Pelaku Teror

    13/6/2018 09:27

    Mensos menyampaikan pihaknya telah menyiapkan save house atau rumah aman. Tetapi ia enggan menyebutkan tempatnya.

  • Polri Selidiki Jaringan Teroris Grup WhatsApp

    12/6/2018 14:48

    Kepolisian RI saat ini sedang berupaya menyelidiki jaringan teroris yang terkoneksi melalui grup WhatsApp. Dari grup-grup tersebut, kelompok teroris belajar agama dengan paham radikal, termasuk belajar merakit bom.

  • Rektor Unbraw Minta BNPT Gunakan Pendekatan Sosiologis

    11/6/2018 19:55

    Rektor Universitas Brawijaya yang baru saja terpilih Nuhfil Hanani, meminta agar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggunakan pendekatan sosiologis dalam menindaklanjuti masalah generasi muda, terutama mahasiswa, yang terpapar radikalisme.

  • Terduga Teroris Ditangkap di Jambi

    08/6/2018 07:07

    Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap dua terduga teroris di dua tempat dan waktu berbeda di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Kamis (7/6) petang.

  • Penyelesaian Perpres UU Antiterorisme Dikebut Pasca-Lebaran

    07/6/2018 20:36

    Perpres untuk memperkuat Undang-Undang (UU) nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme atau UU Antiterorisme hingga kini masih dalam tahap penyelesaian. Mengacu kepada peraturan pembentukan perpres, untuk penyelesaiannya diberikan waktu hingga 100 hari sejak pengajuannya ke lembaga negara.

  • Redam Radikalisme di Masjid, BNPT Gandeng Kemenag

    07/6/2018 18:34

    Kepala BNPT Komjenpol Suhardi Alius membenarkan adanya sejumlah masjid yang terpapar radikalisme. Ia mengaku mendapat informasinya dari hasil penelitian pada tahun 2012 silam.

  • DPR: Kaji Data soal 40 Masjid di Jakarta yang Terpapar Radikalisme

    07/6/2018 14:01

    Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta data tentang 40 masjid di Jakarta terindikasi telah terpapar paham radikalisme, segera dikaji. Pernyataan tentang masjid itu disebutkan oleh Biro Pendidikan Mental Spritual dan Badan Infak Sadakah (Bazis) DKI Jakarta.

  • Sandi Enggan Buka Nama Masjid yang Disusupi Radikalisme

    07/6/2018 07:25

    Sandi menegaskan masjid harus jadi tempat yang menyejukkan.

  • Kepala Daerah Diminta Aktif Pantau Terorisme dan Dorong FKUB

    05/6/2018 13:53

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengajak kepala daerah dan semua elemen masyarakat ikut aktif memantau dan menetralisir ideologi terorisme karena masalah terorisme. Salah satunya, dengan mendorong peran Forum komunikasi Umat Beragama (FKUB).

  • Operasi Berantas Terorisme, Polri Harus Akuntabel

    26/5/2018 15:08

    Ketua Setara Institute Hendardi menekankan bahwa seluruh tindakan Polri dalam memberantas terorisme nantinya harus akuntabel dan profesional. Hal itu dilakukan agar Polri tidak melakukan pelanggaran HAM dan mengancam kebebasan warga saat menjalankan tugasnya tersebut.

  • Mantan Kepala BNPT: Ada Paham Radikal yang Jadi Bahan Tausiyah

    26/5/2018 14:21

    Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai mengatakan bahwa ada paham-paham radikal yang disadari atau tidak dijadikan sebagai bahan tausiyah atau ceramah oleh para mubalig di masjid.

  • LPSK Nilai UU Antiterorisme Baru Perkuat Hak Korban

    26/5/2018 14:01

    DI luar fungsi penegakan hukum terhadap kasus terorisme, Undang-Undang No 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU Antiterorisme) yang baru disahkan DPR juga dinilai dapat memperkuat layanan kepada korban.

  • Tak Hanya Deradikalisasi, Pemerintah Harus Pikirkan Kontra Radikalisme

    26/5/2018 13:34

    Program kontra radikalisme harus dikedepankan saat ini untuk mencegah masyarakat terpapar oleh paham-paham radikal. Ini tantangan bagi pemerintah karena program tersebut berbeda dengan program deradikalisasi yang hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang sudah terpapar oleh paham radikal.

  • Masyarakat Diminta Awasi Pembahasan Perpres Pelibatan TNI

    26/5/2018 10:35

    Ketua Setara Institute Hendardi meminta kepada masyarakat untuk mengawasi pembahasan Peraturan Presiden terkait pelibatan TNI yang akan disusun oleh pemerintah. Hal itu dilakukan agar substansi yang mengatur pelibatan TNI dalam Perpres tersebut tidak melampaui UU Antiterorisme yang baru saja disahkan oleh DPR.  

Foto Terbaru