Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kepala Daerah Diminta Aktif Pantau Terorisme dan Dorong FKUB

Tosiani
05/6/2018 13:53
Kepala Daerah Diminta Aktif Pantau Terorisme dan Dorong FKUB
(ANTARA/Widodo S. Jusuf)

KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian mengajak kepala daerah dan semua elemen masyarakat ikut aktif memantau dan menetralisir ideologi terorisme karena masalah terorisme. Salah satunya, dengan mendorong peran Forum komunikasi Umat Beragama (FKUB).

"Masalah terorisme ini adalah bersama. Semua pihak, terutama kepala daerah mestinya ikut memantau. Tolong kalau bisa aktifkan mekanisme-mekanisme untuk menekan atau menetralisir ideologi-ideologi terorisme ini," ujar Tito di Jakarta, Selasa (5/6).

Tito berharap FKUB diaktifkan. Di beberapa daerah, menurutnya, FKUB hanya aktif jika kepala daerah memberikan anggaran. Kondisi ini, kata Tito, membuka peluang terorisme berkembang bebas.

Upaya lainnya, lanjut Tito, dengan mengaktifkan mekanisme tiga pilar yakni Babinsa, Babinkamtibmas dan kepala desa. Sebab pemantauan terorisme memerlukan kerja sama antara Polri, TNI dan kepala daerah. Tiga pilar ini juga bisa diberdayakan memantau sel teroris yang tidak aktif.

"Kalau bisa satu waktu dikumpulkan agar mereka bisa mengaktifkan seperti masalah siskamling, kemudian satgas polda yang sudah memiliki data daru satgas densus, agar sel sel yang dianggap perlu diawasi agar diserahkan kepada tiga pilar ini," kata Tito.

Apalagi Indonesia sebentar lagi menghadapi banyak agenda penting seperti pilkada dan hari raya. "Bukan tidak mungkin kelompok ini menganggap semua orang yang bukan kelompoknya kafir. Kita ingat di tahun 2011 kelompok ini ledakan sebuah masjid di Cirebon saat solat jumat bersama. Kita harus waspada juga di Ramadan dan hari raya. Kita juga harus waspada pada malam takbir. Tgl 14 itu opening piala dunia. Ada malam takbir dan ada pembukaan sepak bola," pungkas Tito. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya