Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SAHAM-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat (AS) dibuka lebih rendah, setelah data menunjukkan klaim pengangguran di negara itu tetap tinggi.
Dua pekan lalu, tepatnya Rabu (9/9), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan rencana pemberlakuan kembali pembatasan sosial berskala besar
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu dibuka menguat 12,41 poin atau 0,25 persen ke posisi 4.946,5.
SAHAM-saham Jerman berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa (22/9) atau Rabu WIB, rebound dari kerugian tiga hari berturut-turut.
SAHAM-saham Inggris ditutup berbalik menguat pada perdagangan Selasa (22/9) atau Rabu WIB, menghentikan kerugian selama empat hari berturut-turut
SAHAM-saham Prancis ditutup merosot pada perdagangan Selasa (22/9), mencatat penurunan untuk hari keempat berturut-turut, tergerus 0,40 persen atau 19,20 poin.
Bursa saham Wall Street mulai bangkit dari aksi jual pada perdagangan sebelumnya. Investor diketahui masih mencermati arah kebijakan Bank Sentral AS di tengah pandemi.
Maraknya sentimen negatif dari dalam dan luar negeri membuat Samuel Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak melemah.
Perusahaan produsen baja internasional ArcelorMittal SA menukik 8,39%, mencatat kerugian paling besar top loser di antara saham-saham unggulan atau blue chips.
Perusahaan teknologi seperti Apple, Google-parent Alphabet, dan perusahaan teknologi lainnya terus goyah pada penutupan perdagangan
Saham Wall Street dibuka lebih tinggi pada sesi pembukaan perdagangan Rabu pagi karena investor bersikap menuggu pengumuman kebijakan moneter bank sentral Federal Reserve.
Pada penutupan perdagangan Selasa (15/9), IHSG turun 1,18% atau 60,96 poin ke level 5.100,86. Ada sekitar 133 saham menguat, 296 saham melemah dan 148 saham stagnan.
Dari segi mata uang dengan patokan sejak 1 April, Rupiah mengalami apresiasi sebesar 10,8%. Saat awal April, rupiah berada di angka Rp16.450 per dolar AS dan kini Rp14.835 per dolar AS
Ekonomi Indef Bhima Yudhistira menyangkal jika penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin, Kamis (10/9), akibat kepanikan investor.
Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee menuturkan pelaku pasar panik sehingga menyebabkan terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) di sistem perdagangan hari ini
Saham-saham mereka ditutup dengan indeks acuan Straits Times Index (STI) tergerus 0,22 persen.
Pemerintah menyerap dana Rp22 triliun dari lelang tujuh seri surat utang negara (SUN) untuk memenuhi sebagian pembiayaan dalam APBN dengan total penawaran masuk Rp52,26 triliun.
Pada perdagangan Selasa (8/9), IHSG ditutup naik 0,27% atau 13,87 poin ke level 5.244,07. Terdapat 187 saham yang menguat, 223 saham melemah dan 178 saham stagnan.
Partai Republik dan Demokrat belum menemukan titik temu tentang besaran paket stimulus fi skal.
Penurunan dolar dikarenakan aksi jual terjadi di pasar saham AS usai indek-indeks utama mencatat rekor penutupan tertinggi
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved