Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Saham Inggris Menguat Lagi Terkerek 0,43 persen

Mediaindonesia.com
23/9/2020 06:40
Saham Inggris Menguat Lagi Terkerek 0,43 persen
SAHAM-saham Inggris ditutup menguat pada perdagangan Selasa (22/9) atau Rabu WIB, menghentikan kerugian selama empat hari berturut-turut.(Antara)

SAHAM-saham Inggris ditutup berbalik menguat pada perdagangan Selasa (22/9) atau Rabu WIB, menghentikan kerugian selama empat hari berturut-turut dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terangkat 0,43 persen atau 25,17 poin menjadi menetap di 5.829,46 poin.

Indeks FTSE 100 anjlok 3,38 persen atau 202,76 poin menjadi 5.804,29 poin pada Senin (21/9/2020), setelah melemah 0,71 persen atau 42,87 poin menjadi 6.007,05 poin pada Jumat lalu (18/9/2020), dan merosot dua hari beruntun sebelumnya masing-masing 0,47 persen dan 0,44 persen.

Kingfisher, sebuah perusahaan perbaikan rumah internasional, melonjak 9,90 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan induk maskapai penerbangan Inggris-Spanyol International Consolidated Airlines Group yang terangkat 4,94 persen, serta kelompok perusahaan tembakau multinasional Inggris British American Tobacco (BAT) bertambah 4,11 persen.

Di sisi lain, Hikma Pharmaceuticals, sebuah perusahaan farmasi multinasional Inggris, berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya anjlok 4,49 persen.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan asuransi umum multinasional RSA Insurance Group yang jatuh 3,99 persen, serta perusahaan jaringan hotel dan restoran multinasional Inggris Whitbread turun 2,84 persen. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Saham Prancis Terus Merosot Tergerus 0,40 persen



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Muhamad Fauzi
Berita Lainnya