Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

IHSG Hari Ini 23 Februari 2026: Dibuka Menguat di Zona Hijau

Andhika Prasetyo
23/2/2026 09:30
IHSG Hari Ini 23 Februari 2026: Dibuka Menguat di Zona Hijau
ilustrasi(Antara)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan performa impresif pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin, 23 Februari 2026. Indeks tercatat langsung melonjak ke zona hijau, melanjutkan tren positif dari penutupan pekan sebelumnya.

Berdasarkan data perdagangan pagi ini, IHSG hari ini dibuka menguat sebesar 62,77 poin atau mengalami kenaikan signifikan yang membawa indeks bergerak di level psikologis baru. Penguatan ini didorong oleh aksi beli investor asing pada saham-saham berkapitalisasi besar (blue chip) serta stabilitas nilai tukar Mata Uang Rupiah terhadap dolar AS.

Analisis Pergerakan Pasar dan Sentimen Global

Kenaikan IHSG pada pagi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci:

1. Sentimen Positif Bursa Global

Penguatan bursa saham di Amerika Serikat (Wall Street) pada akhir pekan lalu memberikan angin segar bagi pasar modal Asia, termasuk Indonesia. Investor merespons positif rilis data ekonomi global yang menunjukkan tanda-tanda pelandaian inflasi.

2. Kinerja Sektor Perbankan dan Teknologi

Sektor keuangan, khususnya bank-bank besar, menjadi motor utama penguatan indeks pagi ini. Selain itu, sektor teknologi juga menunjukkan rebound setelah mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir.

3. Stabilitas Mata Uang Rupiah

Pergerakan Mata Uang Rupiah yang stabil di awal pekan ini memberikan kepercayaan diri bagi pelaku pasar untuk masuk ke aset berisiko seperti saham.

Data Statistik Pembukaan IHSG 23 Februari 2026

Posisi Pembukaan 8.334,54.
Perubahan Poin +6,43 Poin
Persentase Perubahan +0,77%
   

Analis memperkirakan IHSG akan tetap bergerak di zona hijau hingga penutupan sesi pertama hari ini. Namun, investor disarankan untuk tetap waspada terhadap potensi aksi ambil untung (profit taking) di tengah hari. 

Bagi investor ritel, momentum ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi bertahap pada saham-saham yang memiliki fundamental kuat dan prospek dividen yang menarik di tahun buku 2026 ini. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya