Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan performa impresif pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin, 23 Februari 2026. Indeks tercatat langsung melonjak ke zona hijau, melanjutkan tren positif dari penutupan pekan sebelumnya.
Berdasarkan data perdagangan pagi ini, IHSG hari ini dibuka menguat sebesar 62,77 poin atau mengalami kenaikan signifikan yang membawa indeks bergerak di level psikologis baru. Penguatan ini didorong oleh aksi beli investor asing pada saham-saham berkapitalisasi besar (blue chip) serta stabilitas nilai tukar Mata Uang Rupiah terhadap dolar AS.
Kenaikan IHSG pada pagi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci:
Penguatan bursa saham di Amerika Serikat (Wall Street) pada akhir pekan lalu memberikan angin segar bagi pasar modal Asia, termasuk Indonesia. Investor merespons positif rilis data ekonomi global yang menunjukkan tanda-tanda pelandaian inflasi.
Sektor keuangan, khususnya bank-bank besar, menjadi motor utama penguatan indeks pagi ini. Selain itu, sektor teknologi juga menunjukkan rebound setelah mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir.
Pergerakan Mata Uang Rupiah yang stabil di awal pekan ini memberikan kepercayaan diri bagi pelaku pasar untuk masuk ke aset berisiko seperti saham.
| Posisi Pembukaan | 8.334,54. |
| Perubahan Poin | +6,43 Poin |
| Persentase Perubahan | +0,77% |
Analis memperkirakan IHSG akan tetap bergerak di zona hijau hingga penutupan sesi pertama hari ini. Namun, investor disarankan untuk tetap waspada terhadap potensi aksi ambil untung (profit taking) di tengah hari.
Bagi investor ritel, momentum ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi bertahap pada saham-saham yang memiliki fundamental kuat dan prospek dividen yang menarik di tahun buku 2026 ini. (E-3)
LAJU Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 13 Maret 2026, mengawali hari di zona merah.
IHSG ditutup turun 0,37% ke level 7.362,12 pada Kamis (12/3/2026). Volatilitas harga minyak Brent dan WTI imbas konflik Iran-Israel jadi pemicu utama.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Kamis seiring meningkatnya volatilitas harga minyak mentah di pasar global.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan volatilitas tinggi di sesi pagi.
IHSG ditutup melemah 0,69% ke level 7.389 pada Rabu (11/3). Investor cenderung profit taking dan short-term trading jelang libur panjang Lebaran 2026.
IHSG hari ini Rabu (11/3/2026) dibuka menguat 43,86 poin ke level 7.484,77. Sentimen positif datang dari meredanya konflik Timur Tengah dan turunnya harga minyak.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Kamis seiring meningkatnya volatilitas harga minyak mentah di pasar global.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan volatilitas tinggi di sesi pagi.
IHSG hari ini Rabu (11/3/2026) dibuka menguat 43,86 poin ke level 7.484,77. Sentimen positif datang dari meredanya konflik Timur Tengah dan turunnya harga minyak.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, sempat dibuka di zona hijau.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, mengalami penguatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved