Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PM Kanada yang baru, Mark Carney berjanji tidak akan membiarkan Donald Trump menang dalam perang dagang dengan Amerika Serikat.
DI tengah ketidakpastian perang dagang, pasar saham Amerika Serikat (AS) kembali terkoreksi secara signifikan.
Perang dagang yang dipicu oleh Amerika Serikat dan diikuti dengan retaliasi dari Meksiko, Kanada, dan Tiongkok berpotensi melemahkan ekonomi Indonesia.
LPEM FEB UI menilai perang dagang yang tengah masuk babak baru akan berdampak besar pada perekonomian Indonesia. Itu terutama dari sisi harga barang impor yang digunakan oleh Indonesia.
PERANG dagang yang telah dimulai oleh Amerika Serikat dapat memicu sejumlah risiko bagi Indonesia. Salah satunya ialah rambatan dari kenaikan tingkat inflasi global
PEMBERLAKUAN tarif dagang tinggi oleh Amerika Serikat kepada Tiongkok, Meksiko, dan Kanada yang mulai berlaku pada 4 Maret 2025 menandai babak baru perang dagang.
Untuk jangka pendek, penerapan tarif resiprokal AS berpotensi memunculkan disrupsi ekspor industri tambang dan kehutanan.
Tiongkok saat ini dinilai sudah lebih siap dalam menghadapi kemungkinan perang dagang jilid II dengan AS.
Kemudi Amerika Serikat di bawah kendali Donald Trump dinilai bakal menimbulkan tantangan. Namun di saat yang sama kepemimpinan Trump juga disebut bakal menghadirkan sejumlah peluang.
Kemenkeu terus bersikap waspada terhadap kondisi ekonomi global yang hingga kini masih mengalami perlambatan dengan risiko ketidakpastian yang terus meningkat.
DONALD Trump dilantik sebagai Presiden AS Januari lalu. Mantan bos real estate itu langsung tancap gas dengan berbagai perintah eksekutif atau biasa disebut kebijakan Trump.
Indonesia berpeluang besar menjadi hub investasi. Itu terutama setelah perang dagang AS dan Tiongkok berpotensi kembali pecah pascaterpilihnya kembali Presiden AS Donald Trump.
Dirut BRI Sunarso mewaspadai potensi perang dagang akibat pengenaan tarif tinggi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dapat memicu kekhawatiran pengetatan likuiditas
BKPM aktif menjemput bola investasi imbas perang tarif yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Tiongkok, mulai hari ini, Senin (10/2), mengenakan tarif tambahan 15% terhadap komoditas batu bara dan gas alam cair (LNG) dari Amerika Serikat.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu, 5 Februari 2025, menguat hingga 51 poin atau 0,31% menjadi Rp16.300 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.351 per dolar AS.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menunda pemberlakuan tarif impor terhadap Kanada dan Meksiko.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Selasa 4 Februari 2025, dibuka menguat 61,40 poin atau 0,87% ke posisi 7.091,46.
Penaikan tarif dagang oleh AS dianggap bisa memicu aksi balasan dari negara yang bersangkutan dan akhirnya bisa menimbulkan perang dagang.
CORE menilai kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump jilid kedua tidak akan jauh berbeda dengan kebijakannya di jilid pertama.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved