Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepolisian akan menggelar sidang etik terhadap dua tersangka penembakan Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage.
KKB Papua melakukan penyerangan dengan menembak Pos Brimob Polda Papua BKO Polres Yahukimo di Jalan Paradiso Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Keluarga Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage mengatakan bahwa Bripda Ignatius sering dicekoki minuman keras oleh para seniornya.
Isu jual beli senpi ini pertama kali diungkap keluarga korban. Bripda Ignatius dinilai tewas karena menolak terlibat bisnis senpi ilegal.
Bripka IMS ditetapkan sebagai tersangka karena kelalaian saat penggunaan senjata api. Sedangkan, Bripka IG menjadi tersangka karena merupakan pemilik senjata api tersebut.
POLISI menyatakan akan mengonfrontir tersangka tewasnya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage, Bripda IMS dengan Bripka IG untuk mengetahui asal usul kepemilikan senjata api rakitan ilegal.
POLISI mengatakan tersangka kasus tewasnya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage, Bripda IMS dan Bripka IG telah melanggar etik berat.
Polri menyatakan bahwa Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage tertembak hingga tewas oleh tersangka Bripka IMS dengan senjata rakitan ilegal
Polri telah menetapkan dua tersangka atas tewasnya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage di Rusun Polri Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
POLRES Bogor membeberkan kronologi peristiwa dugaan penembakan terhadap Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage oleh Bripda IMS, 23.
Densus 88 Antiteror Polri membenarkan Bripda IMS, pelaku kasus dugaan penembakan terhadap Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage dalam pengaruh alkohol atau sedang mabuk.
“Senjata meletus saat diambil IMS dari tasnya. IG sebagai pemilik, tidak berada di tempat waktu kejadian.”
JURU Bicara Denses 88 Polri Aswin Siregar mengungkapkan Bripda IMS, salah satu tersangka kasus tewasnya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage, sempat mengonsumsi minum beralkohol.
Dua tersangka kasus dugaan penembakan terhadap Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage akan dikenakan sanksi etik. Pemeriksaan dugaan pelanggaran etik dilakukan Propam Mabes Polri.
Poengky juga menegaskan bahwa pihaknya akan meminta supaya Polri dapat memperketat penggunaan senjata api oleh anggotanya.
DETASEMEN Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri membeberkan kronologi kasus penembakan Bripda Ignatius Dwi Frisco yang tewas ditembak Bripda IMS, rekannya sendiri di kesatuan Densus 88.
Berdasarkan hasil autopsi, hanya ditemukan satu luka tembak di bagian leher Bripda Ignatius.
Penyidik polri memeriksa CCTV yang ada dilokasi tewasnya Bripda Ignatius.
Dua anggota densus 88 antiteror disangkakan atas insiden tewasnya Bripa Ignatius.
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar membantah ada pertikaian antara Bripda Ignatius dan seniornya.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved