Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Fajar/Fikri yang baru dipasangkan kembali di paruh kedua musim 2025.
Jonatan mengakui performanya sepanjang 2025 banyak terganggu oleh masalah kebugaran yang fluktuatif.
Kemenangan di laga terakhir Grup B ini menjadi poin perdana sekaligus pengalaman berharga bagi Jafar/Felisha dalam debut mereka di turnamen penutup tahun yang paling prestisius ini.
Tampil tanpa beban, Jafar/Felisha sukses menyudahi perlawanan pasangan suami-istri tersebut melalui straight game dengan skor kembar 21-17 dan 21-17.
Ketenangan Putri berbuah manis. Ia berhasil mengunci poin-poin krusial dan menutup gim pertama dengan skor 21-17.
Pasangan yang baru dipasangkan di turnamen penutup tahun ini kalah dengan skor 11-21, 21-16, dan 11-21.
Dominasi Antonsen Lumpuhkan Perlawanan Jonatan
Duel kontra pasangan tangguh Taiwan, Chiu/Wang, diprediksi akan berjalan alot mengingat kedua pasangan sama-sama mengincar tiket terakhir menuju babak empat besar.
Sebagai debutan di ajang penutup musim ini, Jafar/Felisha harus menghadapi grup neraka.
Kekalahan ini membuat nasib Putri KW untuk lolos ke babak empat besar kini berada di ujung tanduk.
Sabar/Reza sukses menumbangkan wakil Malaysia, Man Wei Chong/Tee Kai Wun, dua gim langsung 23-21, 21-19.
Muhammad Shohibul Fikri menyoroti banyaknya kesalahan sendiri yang justru menguntungkan lawan.
Kekalahan di laga pembuka Grup A ini membuat Jonatan harus bekerja ekstra keras di dua pertandingan sisa fase grup demi mengamankan tiket ke semifinal.
Jafar Hidayatullah mengakui bahwa laga ini menjadi tolak ukur bagi mereka untuk naik ke level elit dunia.
Kekalahan di laga perdana ini membuat Putri harus bekerja lebih keras di pertandingan selanjutnya.
Putri menjelaskan bahwa busana yang ia kenakan merupakan hasil konsultasi dengan perancang busana.
Keikutsertaan mereka di turnamen penutup musim ini menjadi pengalaman pertama setelah debut di level atas.
Muhammad Shohibul Fikri menyadari persaingan di World Tour Finals sangat ketat, karena turnamen ini hanya diisi oleh pasangan-pasangan terbaik dunia.
Selepas interval, Sabar/Reza semakin agresif.
Gim penentuan sempat berlangsung ketat di awal hingga skor 3-3. Namun, setelah itu Alwi melesat tak terkejar.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved