Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Ganda putra non-pelatnas Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, sukses mengukir prestasi gemilang di ajang BWF World Tour Finals (WTF) 2025. Melalui perjuangan ekstra keras selama 64 menit, Sabar/Reza berhasil menumbangkan wakil Taiwan, Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi Lin, lewat drama rubber game 21-19, 20-22, dan 21-15, Jumat (19/12).
Kemenangan ini memastikan Sabar/Reza melaju ke babak semifinal sebagai satu-satunya tumpuan Indonesia di sektor ganda putra, menyusul tersingkirnya Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Grup B.
Laga di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium ini bukan sekadar perebutan tiket semifinal, melainkan misi balas dendam bagi Sabar/Reza. Sebelumnya, pasangan didikan Hendra Setiawan ini harus puas menjadi runner-up di Hylo Open 2025 setelah kalah dari lawan yang sama.
"Kami butuh kemenangan ini untuk lolos. Senang bisa melakukan revans di momen yang sangat krusial seperti ini," ungkap Sabar usai laga.
Gim pertama menyajikan aksi saling kejar angka yang menegangkan. Sabar/Reza tampil solid dengan pertahanan rapat dan serangan drive yang akurat. Meski sempat nyaris tersusul di poin kritis 20-19, mereka berhasil menutup gim pertama dengan skor 21-19.
Memasuki gim kedua, intensitas permainan meningkat. Pasangan Taiwan terus memaksa reli-reli cepat yang membuat Sabar/Reza tertinggal 7-12 di interval. Meski sempat menunjukkan kebangkitan luar biasa dengan menyamakan kedudukan 20-20, Sabar/Reza harus merelakan gim ini dengan skor tipis 20-22.
Pada gim ketiga, Sabar/Reza langsung tancap gas. Mereka tampil dominan dengan cover lapangan yang apik hingga unggul jauh 11-5 di interval. Namun, laga sempat terhenti saat skor mencapai 15-9 karena insiden kurang menyenangkan. Chiu Hsiang Chieh terjatuh akibat salah tumpuan dan meringis kesakitan memegang kaki kanannya.
Meski sempat mendapatkan perawatan medis, peraih medali emas Olimpiade (Wang Chi Lin) bersama pasangannya tetap memutuskan melanjutkan pertandingan. Sabar/Reza yang tetap fokus akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 21-15.
Keberhasilan Sabar/Reza melenggang ke empat besar tak lepas dari performa stabil mereka di fase grup. Mengoleksi dua kemenangan (atas Taiwan dan Malaysia) serta satu kekalahan (dari Korsel), posisi mereka diperkuat oleh hasil pertandingan grup lainnya yang menguntungkan posisi poin wakil Indonesia ini.
Sabar/Reza kini bersiap menghadapi tantangan di semifinal dengan status sebagai "pembunuh raksasa" yang patut diwaspadai oleh kontestan lainnya di Hangzhou. (P-5)
Kekalahan wakil terakhir ini menjadi bahan evaluasi besar bagi bulu tangkis Indonesia
Muhammad Shohibul Fikri mengaku mendapat pelajaran berharga dari keuletan pasangan Liang/Wang.
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Fajar/Fikri yang baru dipasangkan kembali di paruh kedua musim 2025.
Jonatan mengakui performanya sepanjang 2025 banyak terganggu oleh masalah kebugaran yang fluktuatif.
Kemenangan di laga terakhir Grup B ini menjadi poin perdana sekaligus pengalaman berharga bagi Jafar/Felisha dalam debut mereka di turnamen penutup tahun yang paling prestisius ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved