Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENDEKATI perayaan Natal 2021 harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di kota Pangkalpinang meroket.
PEMBERLAKUAN Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat se Jawa-Bali dituding menyebabkab harga cabai rawit naik gila-gilaan di Provinsi Bangka Belitung.
PROVINSI Bali kembali mengalami deflasi pada Juni 2021 sebesar 0,38% (mtm), lebih terbatas dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencatatkan deflasi sebesar 0,58% (mtm).
Anggota Kelompok Tani Muda Sejahtera menjelaskan bahwa kenaikan harga rawit yang terjadi beberapa hari terakhir bukan karena tidak ada panenan.
Cabai merah kualitas sedang juga naik dari sebelumnya Rp35.000 kini Rp40.000 per kg.
Kenaikan harga cabai salah satunya disebabkan oleh mundurnya masa panen. Banyak petani pada masa tanam yang harusnya dipanen pada Januari, tapi baru dipanen Februari.
Kondisi tersebut membuat konsumen resah. Diperkirakan harga cabai bakal terus melambung naik jika cuaca buruk masih melanda kawasan penghasil cabai.
Stok cabai kosong lantaran petani lokal sudah tidak ada panen. Bahkan, pasokan cabai dari sejumlah daerah di luar Malang sangat minim.
Di sentra pertanian cabai di pantura Jateng seperti Pemalang, Demak, Pati, Grobogan, Blora, dan Kabupaten Semarang, panen cabai rawit merah sangat sedikit.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved