Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA cabai rawit merah di Jawa Tengah masih bertahan tinggi sekitar Rp110 ribu-Rp120 ribu per kilogram. Warga dan pedagang makanan semakin kelimpungan dan mengharapkan ada operasi pasar.
Harga cabai rawit merah dengan sebutan lombok setan karena rasanya yang sangat pedas masih bertahan tinggi di tingkat petani maupun pedagang di pasar tradisional, Senin (15/3). Harganya bertahan pada Rp100 ribu-Rp120 ribu per kilogram.
Tingginya harga cabai rawit merah menjadikan sebagian warga penggemar rasa pedas dan pedagang makanan (warung/restoran) kelimpungan karena harus mengubah jenis cabai dengan harga lebih rendah. Ini mengakibatkan menurunnya omzet pendapatan akibat berkurangnya pembeli.
Di sentra pertanian cabai di pantura Jateng seperti Pemalang, Demak, Pati, Grobogan, Blora, dan Kabupaten Semarang, panen cabai rawit merah sangat sedikit. Ini karena petani sebelumnya enggan menanam akibatnya harga cukup tinggi berkisar Rp95 ribu-105 ribu per kilogram.
Berkurangnya stok cabai rawit merah tersebut tampak di beberapa pasar tradisional seperti Pasar Taman (Pemalang), Pasar Wiradesa (Pekalongan), Pasar Batang, Pasar Weleri dan Cepiring (Kendal), Pasar Johar dan Peterongan (Semarang), Pasar Projo (Ambarawa), Pasar Pagi (Salatiga), dan Pasar Buntoro (Demak). Harga cabai bertahan di Rp100 ribu-Rp120 ribu per kilogram selama sepekan ini.
"Kami tidak bisa menurunkan harga cabai rawit merah karena harga di petani juga sudah tinggi," kata Sumiati, 49, pedagang bumbu dapur di Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Hal serupa juga diungkapkan Supartiningsih, 65, distributor cabai di Pasar Johar, Kota Semarang. "Saya biasanya bisa mendatangkan minimal satu truk (8 ton) per hari tapi sekarang sering kosong," imbuhnya.
Berbeda dengan cabai jenis lain, lanjut Supartiningsih, seperti cabai hijau, cabai merah besar, cabai keriting, dan cabai rawit biasa, harga tetap bertahan Rp40 ribu-Rp65 ribu per kilogram. "Biasanya pemerintah segera operasi pasar untuk menekan harga ini," pungkasnya. (OL-14)
BMKG Semarang peringatkan potensi bencana hidrometeorologi di Jawa Tengah dalam 3 hari ke depan. Cek daftar 10 daerah yang wajib waspada cuaca ekstrem!
Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di 32 daerah di Jawa Tengah Kamis (26/3) dan dapat menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi serta air laut pasang (rob) dengan ketinggian 1 meter
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
SEJUMLAH pemudik yang melintasi Jawa Tengah (Jateng) pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 memberikan apresiasi terhadap kondisi infrastruktur jalan serta layanan yang disiapkan.
MEMASUKI musim arus balik Lebaran 2026, volume penumpang kereta api di Stasiun Tegal, Jawa Tengah, masih menunjukkan angka yang tinggi.
POSKO Mudik Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jawa Tengah (Jateng) layani pemudik tetap bugar menuju kampung halaman di momen libur Lebaran 2026.
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama para champion cabai melaksanakan Gerakan Aksi Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), Jakarta.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved