Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENANGAN tipis 1-0 Real Madrid atas Benfica pada leg pertama playoff fase gugur Liga Champions, Rabu (18/2/) dini hari WIB, harus dibayar mahal dengan mencuatnya kembali isu rasisme. Bintang Los Blancos, Vinicius Junior, menjadi sasaran dugaan pelecehan rasial dalam laga yang berlangsung panas di Estadio da Luz, Lisbon.
Vinicius Junior sebenarnya tampil sebagai pahlawan lewat gol tunggalnya di menit ke-50. Pemain asal Brasil ini melepaskan tembakan melengkung indah ke pojok atas gawang yang tak mampu dijangkau kiper Benfica, Anatoliy Trubin.
Namun, situasi berubah mencekam saat Vinicius merayakan gol tersebut dengan tarian khasnya di depan pendukung tuan rumah.
Wasit Francois Letexier langsung mengganjar Vinicius dengan kartu kuning karena dianggap memprovokasi tribun. Di tengah ketegangan tersebut, pemain muda Benfica, Gianluca Prestianni, menghampiri Vinicius sambil menutup mulut dengan jerseinya.
Berdasarkan pengakuan Vinicius kepada wasit, Prestianni diduga mengucapkan kata "mono" (monyet dalam bahasa Spanyol).
Laga sempat terhenti selama kurang lebih 11 menit setelah Vinicius melaporkan insiden tersebut. Wasit Letexier segera mengaktifkan protokol anti-rasisme UEFA. Vinicius bahkan sempat duduk di bangku cadangan sebagai bentuk protes dan enggan melanjutkan pertandingan sebelum situasi kondusif.
Meski akhirnya laga dilanjutkan, atmosfer stadion tetap memanas. Setiap kali Vinicius menyentuh bola, sorakan bernada cemooh terdengar dari tribun tuan rumah. Bahkan, beberapa benda dilaporkan dilemparkan ke arah pemain Madrid saat merayakan kemenangan di akhir laga.
Pelatih Benfica, Jose Mourinho, justru harus meninggalkan lapangan lebih awal. The Special One diganjar kartu merah pada menit ke-85 setelah melakukan protes keras terhadap keputusan wasit. Mourinho menuntut kartu kuning kedua bagi Vinicius dalam sebuah insiden pelanggaran. Akibat pengusiran ini, Mourinho dipastikan absen mendampingi Elang Lisbon saat melawat ke Santiago Bernabeu pada leg kedua pekan depan.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian ini. "Rasisme adalah hal yang harus kita hapus dari dunia sepak bola. Jika para pemain tidak ikut memperbaikinya, maka situasinya akan menjadi sangat rumit," tegasnya kepada Movistar.
Senada dengan sang pelatih, bek Madrid Trent Alexander-Arnold menyebut insiden tersebut sebagai "aib bagi sepak bola". Ia menyayangkan bagaimana performa gemilang timnya harus ternoda oleh perilaku tidak terpuji dari pihak lawan.
| Statistik Kunci | Benfica | Real Madrid |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 0 | 1 |
| Penguasaan Bola | 42% | 58% |
| Total Tembakan | 9 | 14 |
Dengan hasil ini, Real Madrid memiliki keunggulan agregat menjelang leg kedua yang akan digelar di Madrid pada 25 Februari 2026. Benfica menghadapi tugas berat untuk membalikkan keadaan tanpa didampingi Jose Mourinho di pinggir lapangan. (AFP/Z-10)
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
UEFA resmi menunjuk penyelidik khusus untuk mendalami dugaan penghinaan rasial yang dilakukan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
BENFICA angkat bicara membela gelandang mudanya, Gianluca Prestianni, menyusul tuduhan rasisme terhadap Vinicius.
Real Madrid amankan kemenangan 1-0 atas Benfica lewat gol spektakuler Vinicius Jr. Laga diwarnai aksi rasisme, penghentian pertandingan, hingga pengusiran Jose Mourinho.
Hasil Real Madrid vs Benfica berakhir 2-1 (Agregat 3-1). Vinicius Jr dan Tchouameni kirim pesan anti-rasisme kuat di Santiago Bernabeu. Simak laporannya!
Gianluca Prestianni ikut berlatih bersama rekan setimnya di Madrid, Selasa (24/2), meskipun saat ini ia tengah menjalani sanksi larangan bermain satu pertandingan dari UEFA.
Gianluca Prestianni dilarang bertanding oleh UEFA selama proses penyelidikan terkait dugaan aksi rasismenya terhadap penyerang Real Madrid Vinicius Junior berlangsung.
SUDAH sejak 1993 kampanye antirasisme di sepak bola digaungkan.
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
UEFA resmi menunjuk penyelidik khusus untuk mendalami dugaan penghinaan rasial yang dilakukan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved