Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Augsburg vs Heidenheim, Eksekusi Penalti Alexis Claude-Maurice Pastikan Kemenangan Die Fuggerstädter

Basuki Eka Purnama
16/2/2026 03:59
Augsburg vs Heidenheim, Eksekusi Penalti Alexis Claude-Maurice Pastikan Kemenangan Die Fuggerstädter
Pemain Augsburg Alexis Claude-Maurice (tengah) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Heidenheim di laga Bundesliga.(X @FCA_World)

AUGSBURG sukses memperpanjang catatan tidak terkalahkan di kandang menjadi tujuh pertandingan beruntun setelah memetik kemenangan tipis 1-0 atas juru kunci klasemen, Heidenheim, dalam lanjutan pekan ke-22 Bundesliga di WWK-Arena, Minggu (15/2) malam WIB.

Gol semata wayang Alexis Claude-Maurice dari titik putih, sepuluh menit sebelum laga usai, menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung sengit tersebut.

Babak Pertama: Dominasi Tim Tamu

Meski berstatus sebagai tim tamu dan sedang terpuruk di dasar klasemen, Heidenheim justru tampil lebih percaya diri sejak peluit awal dibunyikan. Tim asuhan Frank Schmidt ini mendominasi penguasaan bola hingga 61% di babak pertama.

Peluang emas pertama lahir di menit ke-14 melalui sundulan Julian Niehues yang melambung tipis di atas mistar gawang memanfaatkan sepak pojok Arijon Ibrahimovic. 

Augsburg baru bisa membalas di menit ke-18 lewat upaya Kristijan Jakic, namun bola masih mampu diamankan oleh kiper Heidenheim, Diant Ramaj.

Jelang turun minum, Michael Gregoritsch sempat mencoba melakukan tembakan spekulasi dari garis tengah lapangan. Sayangnya, bola melenceng dari sasaran, memaksa babak pertama berakhir tanpa gol.

Babak Kedua: Drama Penalti

Memasuki paruh kedua, Heidenheim kembali menekan. Christian Conteh dan Jan Schöppner berkali-kali merepotkan lini pertahanan tuan rumah. 

Penampilan gemilang kiper Augsburg, Finn Dahmen, menjadi kunci keberhasilan tuan rumah menjaga kesucian gawangnya, termasuk saat menepis sepakan keras Schöppner di menit ke-65.

Keasyikan menyerang, Heidenheim justru kecolongan di menit ke-79. Berawal dari situasi sepak pojok, bek Heidenheim Benedikt Gimber melakukan pelanggaran dengan menarik jatuh Keven Schlotterbeck di kotak penalti. Wasit Felix Zwayer tanpa ragu menunjuk titik putih dan menghadiahi Gimber kartu kuning.

Claude-Maurice, yang maju sebagai eksekutor, menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan kerasnya meluncur deras ke pojok bawah gawang Heidenheim. Meski Diant Ramaj berhasil menebak arah bola, laju bola yang terlalu kencang tak mampu dibendung. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Augsburg di menit ke-80.

Di sisa waktu pertandingan, Heidenheim mencoba segalanya untuk menyamakan kedudukan, namun pertahanan solid Augsburg berhasil mempertahankan keunggulan hingga laga usai.

Pemain Terbaik: Alexis Claude-Maurice

Claude-Maurice layak dinobatkan sebagai Man of the Match* Gelandang tersebut tidak hanya menjadi penentu kemenangan, tetapi juga menjadi pemain yang paling banyak ditekan lawan sepanjang laga (19 kali). Ini merupakan gol ketiganya musim ini, yang semuanya dicetak dalam pertandingan kandang.

Hasil ini membuat posisi Heidenheim semakin sulit di zona degradasi. Dengan hanya mengoleksi 13 poin dari 22 pertandingan, mereka kini terpaut empat poin dari zona play-off degradasi. 

Sebaliknya, bagi Augsburg, tambahan tiga poin ini semakin mengukuhkan keangkeran WWK-Arena bagi tim-tim tamu. Mereka pun menduduki peringkat 11 klasemen Bundesliga dengan torehan 25 poin dari 22 laga. (bundesliga.com/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik