Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Berakhir Dramatis! Kiper Benfica Jadi Pahlawan di Detik Terakhir

Dhika Kusuma Winata
30/1/2026 13:04
Berakhir Dramatis! Kiper Benfica Jadi Pahlawan di Detik Terakhir
Anatoliy Trubin, kiper Benfica asal Ukraina.(Dok. Transfermart)

LAGA Benfica vs Madrid pada pertandingan terakhir fase grup Liga Champions menghadirkan cerita dramatis yang sulit dipercaya. Anatoliy Trubin tampil sebagai pahlawan tak terduga saat kiper Benfica itu mencetak gol penentu di menit 90+8 untuk memastikan kemenangan 4-2 atas Real Madrid.

Gol sensasional Trubin di Estadio da Luz, Lisbon, Kamis (29/1) dini hari WIB, membawa Benfica finis di peringkat ke-24 klasemen fase grup dan mengamankan tiket ke babak playoff Liga Champions.

Gol Kiper di Menit Akhir Jadi Penentu

Tak banyak yang membayangkan laga Benfica vs Madrid akan ditentukan oleh sundulan seorang penjaga gawang. Trubin, kiper asal Ukraina, maju ke kotak penalti dalam situasi bola mati dan sukses menaklukkan Thibaut Courtois.

“Debut Liga Champions saya dimulai melawan Real Madrid. Lima tahun kemudian kami bertemu lagi, kali ini bersama Benfica, dengan perasaan yang sangat berbeda,” ujar Trubin.

“Sepak bola terkadang memberi kesempatan melakukan sesuatu di luar rencana, bahkan sampai mencetak gol,” tambahnya.

Jalannya Pertandingan Benfica vs Madrid

Sejak awal, pertandingan Benfica vs Madrid berjalan intens. Benfica tampil agresif di babak pertama dan sempat mengira mendapat penalti setelah Gianluca Prestianni dijatuhkan Jude Bellingham. Namun, keputusan tersebut dianulir VAR.

Peluang emas kembali didapat Benfica lewat sepakan melengkung Prestianni yang memaksa Courtois menepis bola ke mistar gawang.

Alih-alih unggul lebih dulu, Benfica justru kebobolan pada menit ke-30. Kylian Mbappe mencetak gol pembuka Real Madrid lewat sundulan, menambah koleksi golnya di Liga Champions musim ini menjadi 12.

Benfica merespons cepat. Serangan balik kilat berujung gol penyama kedudukan melalui Andreas Schjelderup setelah menerima umpan matang dari Fredrik Aursnes Pavlidis.

Jelang turun minum, Benfica berbalik unggul. Aurelien Tchouameni dianggap melanggar Nicolas Otamendi di kotak penalti, dan Pavlidis sukses mengeksekusi penalti.

Babak Kedua Memanas di Laga Benfica vs Madrid

Dominasi Benfica berlanjut di awal babak kedua. Schjelderup kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-54.

Real Madrid tak tinggal diam. Masuknya Rodrygo langsung berdampak, dengan Mbappe mencetak gol keduanya hanya empat menit berselang.

Situasi makin panas ketika Madrid harus bermain dengan sembilan pemain setelah Raul Asencio dan Rodrygo diganjar kartu merah di menit-menit akhir laga Benfica vs Madrid.

Trubin Jadi Penentu Nasib Benfica

Meski unggul jumlah pemain, Benfica sempat berada di posisi genting karena secara klasemen turun ke peringkat ke-25. Dalam kondisi krusial, pelatih Jose Mourinho memberi instruksi kepada Trubin untuk maju membantu serangan.

Keputusan itu berbuah manis. Dari situasi tendangan bebas, Trubin muncul di kotak penalti dan menyundul bola masuk ke gawang Courtois. Estadio da Luz pun bergemuruh.

Gol tersebut mengunci kemenangan Benfica vs Madrid dengan skor 4-2 dan menahbiskan Trubin sebagai pahlawan yang menjaga asa klub Portugal itu di Liga Champions. (AFP/Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya