Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
UJIAN mentalitas kini tengah membayangi langkah Arsenal dalam perburuan gelar juara Liga Primer Inggris. Kekalahan tipis 2-3 dari Manchester United di Stadion Emirates, Minggu (25/1), menjadi sinyal peringatan bagi skuat asuhan Mikel Arteta untuk segera bangkit dari tren negatif.
Hasil minor itu membuat posisi The Gunners di puncak klasemen kian terancam. Mereka kini hanya terpaut empat poin dari Manchester City dan Aston Villa yang terus membayangi di posisi kedua dan ketiga. Gol telat pemain pengganti United, Matheus Cunha, pada menit ke-87 memastikan Arsenal gagal memetik poin di kandang sendiri.
Pertandingan sejatinya sempat memihak tuan rumah saat gol bunuh diri Lisandro Martinez di menit ke-29 membawa Arsenal unggul. Namun, blunder Martin Zubimendi delapan menit berselang dimanfaatkan dengan sempurna oleh Bryan Mbeumo untuk menyamakan kedudukan.
United berbalik unggul lewat tendangan voli Patrick Dorgu di awal babak kedua, sebelum Mikel Merino sempat menyamakan skor pada menit ke-84. Sayangnya, efektivitas United di penghujung laga menjadi pembeda.
Legenda sekaligus mantan kapten Arsenal, Patrick Vieira, melontarkan kritik tajam pascapertandingan. Ia menyebut masih ada keraguan besar mengenai kekuatan mental mantan timnya itu untuk menyudahi puasa gelar liga sejak 2004.
Menanggapi hal tersebut, Mikel Arteta memilih bersikap terbuka. "Kami menerima setiap opini yang ada. Pada akhirnya, kami harus membuktikan kekuatan mental itu di atas lapangan saat hari pertandingan," ujar Arteta dikutip dari ESPN.
Manajer asal Spanyol itu mengakui performa timnya merosot tajam jika dibandingkan saat mereka melibas Inter Milan 3-1 di ajang Liga Champions tengah pekan lalu.
"Kami tampil buruk hari ini, terutama secara teknis. Melawan tim yang terorganisasi dengan baik, kesalahan sekecil apa pun akan berakibat fatal. Itulah yang terjadi," imbuhnya.
Meski masih menguasai puncak klasemen Liga Primer dan Liga Champions, sebagian pendukung Arsenal mulai menunjukkan rasa frustrasi dengan melontarkan cemoohan di akhir laga.
Hal itu merupakan kekalahan perdana Arsenal di kandang sepanjang musim ini, sekaligus kegagalan meraih kemenangan dalam tiga laga liga terakhir secara beruntun.
"Kami harus berbuat lebih banyak. Jika hasil hari ini belum cukup, berarti usaha kami memang harus ditingkatkan lagi," tegas Arteta menanggapi reaksi dingin suporter.
Kini, fokus Arsenal segera beralih ke kompetisi Eropa. Mereka dijadwalkan menjamu Kairat Almaty dalam laga pamungkas fase liga Liga Champions. Meski sudah mengantongi tiket ke babak 16 besar, kemenangan menjadi harga mati bagi Bukayo Saka dan kawan-kawan untuk memulihkan kepercayaan diri dan menjaga momentum sebelum kembali bertarung di kancah domestik. (H-2)
Meski performa tim melonjak tajam sejak kepemimpinannya, Carrick menegaskan bahwa perjalanan 'Setan Merah' masih panjang dan penuh tantangan.
Saat bersua Bournemouth, Liverpool sejatinya tampil lebih dominan dengan 66,8 persen penguasaan bola. Mereka juga membuat lebih banyak percobaan tembakan (14 kali)
Carrick memastikan tidak ada masalah cedera baru yang dialami timnya setelah kemenangan penting 2-0 atas Manchester City pada derby Manchester pekan lalu.
Arteta juga memberikan perkembangan terkait pemulihan Kai Havertz, yang kini semakin dekat untuk kembali bermain setelah absen panjang.
Meski enggan mengungkapkan susunan pemainnya, pelatih asal Inggris itu memiliki sejumlah alternatif untuk memimpin lini depan, termasuk Benjamin Šeško dan Matheus Cunha.
Carrick menegaskan, hasil yang diterima timnya kala menang 2-0 atas Manchester City pada Sabtu (17/1) memberikan kepercayaan diri serta mendapatkan dorongan semangat timnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved