Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Profil Dion Markx: Bek Persib Bandung dari Naturalisasi dan Harapan Baru Timnas Indonesia

Media Indonesia
26/1/2026 08:10
Profil Dion Markx: Bek Persib Bandung dari Naturalisasi dan Harapan Baru Timnas Indonesia
Dion Markx(ANTARA)

 

NAMA Dion Markx mendadak menjadi buah bibir di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air pada awal 2026 ini. Bukan hanya karena statusnya sebagai salah satu talenta muda berbakat yang telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), tetapi juga keputusannya yang mengejutkan untuk berkarier di Liga 1 bersama Persib Bandung.

Bek bertinggi badan menjulang ini diperkenalkan secara spektakuler oleh Maung Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), bersamaan dengan bintang dunia Layvin Kurzawa. Kehadirannya diproyeksikan untuk memperkokoh lini pertahanan Pangeran Biru sekaligus menjaga menit bermain demi satu tempat di Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.

Poin Utama Artikel Ini:

  • Dion Markx resmi bergabung dengan Persib Bandung pada Januari 2026.
  • Telah resmi menjadi WNI sejak Februari 2025.
  • Memiliki tinggi badan 188 cm, ideal untuk duel udara di lini belakang.
  • Jebolan akademi NEC Nijmegen dan sempat membela TOP Oss.

Perjalanan Karier: Dari Nijmegen ke Bandung

Lahir di Nijmegen, Belanda, pada 29 Juni 2005, Dion memiliki darah sepak bola yang kental dari sistem pembinaan usia muda Belanda yang disiplin. Ia menimba ilmu di akademi Vitesse Arnhem sebelum pindah ke NEC Nijmegen. Di level U-21, Dion menjadi pilar penting berkat ketenangannya dalam mengawal pertahanan.

Sebelum berlabuh ke Kota Kembang, Dion sempat mencicipi atmosfer kompetisi profesional di kasta kedua Liga Belanda (Eerste Divisie) bersama TOP Oss dengan status pinjaman. Namun, pada bursa transfer paruh musim Liga 1 2025/2026, Persib Bandung membuat pergerakan senyap yang efektif untuk mengamankan tanda tangannya. Langkah ini dinilai berani, mengingat usianya yang masih sangat muda (20 tahun) untuk ukuran pemain asing/naturalisasi di liga domestik.

Gaya Bermain: "The Dutch Tower"

Dengan tinggi badan mencapai 188 cm, Dion Markx adalah prototipe bek tengah modern yang dicari banyak pelatih. Keunggulan utamanya jelas terletak pada duel udara. Di Liga 1, di mana banyak tim mengandalkan umpan silang dan bola mati, postur Dion menjadi aset berharga untuk melakukan clearance maupun mencetak gol dari situasi set-piece.

Selain fisik, didikan akademi Belanda membuatnya memiliki kemampuan build-up serangan yang baik. Ia nyaman memegang bola dan berani melepaskan umpan progresif ke lini tengah, sebuah atribut yang sangat disukai oleh pelatih Persib, Bojan Hodak.

Status Naturalisasi dan Timnas Indonesia

Dion Markx memiliki darah Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Proses naturalisasinya rampung pada 8 Februari 2025, bersamaan dengan beberapa pemain keturunan lainnya. Sejak saat itu, ia langsung menjadi opsi reguler bagi Timnas Indonesia kelompok umur.

Ia tercatat telah membela Timnas Indonesia U-20 di Turnamen Maurice Revello (Toulon Cup) dan menjadi bagian dari skuad Timnas U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Kepindahannya ke Persib diharapkan dapat mempermudah pemantauan staf pelatih Timnas untuk mempromosikannya ke skuad senior di masa depan.

Biodata dan Statistik Singkat

Atribut Detail
Nama Lengkap Dion Wilhelmus Eddy Markx
Tanggal Lahir 29 Juni 2005 (20 Tahun)
Tempat Lahir Nijmegen, Belanda
Tinggi Badan 188 cm
Posisi Bek Tengah (Center Back)
Klub Saat Ini (2026) Persib Bandung
Kewarganegaraan Indonesia (WNI sejak Feb 2025)
Kaki Terkuat Kanan

Tantangan di Liga 1

Bermain di Indonesia tentu memiliki tantangan berbeda dibandingkan di Belanda, terutama dari segi cuaca dan gaya permainan yang lebih mengandalkan fisik serta kecepatan transisi. Bobotoh tentu menaruh harapan besar agar Dion bisa langsung nyetel dengan Nick Kuipers atau bek senior lainnya di jantung pertahanan Maung Bandung.

Apakah Dion Markx mampu menjawab ekspektasi tinggi publik Jawa Barat dan membuktikan bahwa kepulangannya ke Tanah Air adalah langkah tepat untuk kariernya? Kita nantikan aksi "Menara Palembang" ini di sisa musim Liga 1 2025/2026.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya