Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
STADION Mestalla bergemuruh saat Valencia sukses mengamankan tiga poin krusial dalam pertarungan sengit melawan Espanyol, Minggu (25/1). Lewat drama lima gol yang menguras emosi, skuat Los Che menang dengan skor tipis 3-2, hasil yang memberi mereka napas lega di papan bawah klasemen La Liga.
Laga ini sangat kontras bagi kedua tim. Jika musim lalu keduanya sama-sama berjuang menghindari degradasi, kini Espanyol datang sebagai pemburu tiket Eropa. Namun, Valencia yang hanya terpaut satu poin dari zona merah sebelum laga dimulai, tampil dengan semangat juang tinggi demi menjauh dari kejaran para pesaing di bawahnya.
Tuan rumah membuka keunggulan lebih dulu pada menit awal pertandingan. Memanfaatkan umpan terobosan dari Lucas Beltran, Hugo Duro melakukan lari diagonal yang cerdik. Ia berhasil mendahului kiper Marko Dmitrovic untuk menceploskan bola ke gawang yang kosong.
Meski unggul, Valencia tidak mengendurkan tekanan. Arnaut Danjuma berkali-kali merepotkan pertahanan tim tamu, meski belum membuahkan gol tambahan. Di sisi lain, bek Eray Comert tampil luar biasa dengan melakukan dua intersep krusial di kotak penalti yang mencegah Espanyol menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, Espanyol langsung mengambil inisiatif serangan. Upaya mereka membuahkan hasil saat bola muntah hasil tepisan Stole Dimitrievski disambar dengan keras oleh Ramon Terrats. Skor 1-1 membuat tensi pertandingan meningkat.
Valencia bereaksi cepat. Pada menit ke-60, Eray Comert melakukan aksi overlap dari lini pertahanan dan mengirim bola kepada Danjuma. Danjuma kemudian melepaskan umpan silang yang disambut sundulan tajam Eray Comert sendiri untuk membawa Valencia kembali unggul 2-1.
Namun, drama belum berakhir. Sepuluh menit menjelang laga usai, Espanyol menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat tendangan Urko Gonzalez yang berbelok arah setelah mengenai dua pemain Valencia, membuat Dimitrievski mati langkah.
Saat laga tampak akan berakhir imbang, kecerdikan Lucas Beltran di kotak penalti menjadi pembeda. Ia berhasil mencuri bola sebelum Ruben Sanchez melakukan sapuan, yang memaksa wasit menunjuk titik putih. Largie Ramazani yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan dingin. Dengan ancang-ancang pelan, ia mengecoh Dmitrovic dan memastikan kemenangan 3-2 untuk tuan rumah.
Kemenangan ini membuat Valencia kini memiliki keunggulan empat poin dari zona degradasi. Bagi Espanyol, hasil ini memperpanjang tren tanpa kemenangan mereka menjadi empat pertandingan beruntun sejak akhir tahun 2025. Semangat pantang menyerah Los Che di hadapan pendukung sendiri akhirnya terbayar tuntas dengan raihan poin penuh yang sangat berharga. (Football-Espana/Z-2)
Nama mantan manajer Tottenham Hotspur dan Chelsea, Mauricio Pochettino, muncul sebagai kandidat kuat untuk mengisi kursi pelatih Real Madrid pada musim 2026/2027.
Espanyol gagal memutus tren negatif mereka di La Liga setelah ditahan imbang 1-1 oleh Real Oviedo di RCDE Stadium.
Laga ini menjadi momentum penting bagi Espanyol untuk memutus rantai hasil negatif yang menghantui mereka sejak pergantian tahun.
Valencia, saat ini, menduduki peringkat 12 klasemen La Liga dengan raihan 32 poin dari 27 laga.
Akibat hasil imbang ini, Sevilla berada di peringkat 14 klasemen La Liga dengan raihan 31 poin, sama dengan raihan Rayo Vallecano yang berada satu posisi di atas dengan keunggulan selisih gol.
Kemenangan atas Real Betis ini menjadi kemenangan beruntun yang impresif bagi Getafe, setelah pada pekan sebelumnya mereka berhasil mencuri kemenangan 1-0 di kandang Real Madrid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved