Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Profil Darwin Nunez: Predator Uruguay yang Menjadi Mesin Gol Al-Hilal

Media Indonesia
23/1/2026 10:06
Profil Darwin Nunez: Predator Uruguay yang Menjadi Mesin Gol Al-Hilal
Ilustrasi(Dok Istimewa)

 

Darwin Gabriel Núñez Ribeiro, atau yang lebih dikenal sebagai Darwin Nunez, telah menempuh perjalanan panjang dari kota kecil Artigas di Uruguay hingga menjadi salah satu striker paling ditakuti di Asia Barat. Bergabung dengan Al-Hilal pada Agustus 2025, Nunez membawa ekspektasi besar untuk meneruskan kejayaan klub berjuluk The Blue Waves tersebut.

Biodata dan Informasi Pribadi

Nama Lengkap Darwin Gabriel Núñez Ribeiro
Tanggal Lahir 24 Juni 1999 (Usia 26 Tahun)
Tempat Lahir Artigas, Uruguay
Tinggi Badan 187 cm
Posisi Utama Penyerang Tengah (Centre-Forward)
Kaki Dominan Kanan
Nomor Punggung 7

Rincian Transfer: Dari Anfield ke Kingdom Arena

Setelah tiga musim yang penuh warna di Liverpool, di mana ia mencatatkan 95 penampilan dan membantu klub meraih gelar Premier League 2024/2025, Nunez memutuskan untuk mencari tantangan baru. Al-Hilal berhasil memenangkan perburuan tanda tangannya dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai €53 juta (sekitar £46,3 juta).

Nunez menandatangani kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2028. Kepindahannya ini sempat mengejutkan publik Eropa, namun Nunez membuktikan bahwa motivasinya tetap tinggi untuk meraih prestasi di luar Benua Biru.

Statistik Musim 2025/2026 (Hingga Januari 2026)

Sejak debutnya pada September 2025, Nunez telah menjadi bagian integral dari skema ofensif Al-Hilal. Berikut adalah kontribusi statistiknya sejauh ini:

  • Saudi Pro League: 13 Pertandingan | 6 Gol | 3 Assist
  • AFC Champions League Elite: 4 Pertandingan | 1 Gol | 1 Assist
  • King's Cup: 2 Pertandingan
  • Total Kontribusi Gol: 11 (7 Gol & 4 Assist)

Gaya Bermain dan Adaptasi Taktik

Di bawah arahan Simone Inzaghi, Darwin Nunez sering dipasang sebagai ujung tombak dalam formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1. Keunggulan fisiknya dalam duel udara dan kecepatan saat transisi serangan balik menjadikannya senjata mematikan di Liga Arab Saudi yang cenderung memiliki tempo tinggi.

Meskipun di Liverpool ia sering dijuluki sebagai "Chaos Agent" karena pergerakannya yang sulit diprediksi, di Al-Hilal ia tampak lebih tenang di depan gawang. Akurasi tembakannya meningkat menjadi 60%, menunjukkan kematangan sang pemain di usia emasnya.

Rekam Jejak Karier Profesional

  1. Peñarol (2017–2019): Mengawali karier di tanah kelahiran, Uruguay.
  2. Almería (2019–2020): Menjadi bintang di kasta kedua Spanyol dengan 16 gol.
  3. Benfica (2020–2022): Meledak di Portugal dengan raihan gelar top skor Primeira Liga (26 gol).
  4. Liverpool (2022–2025): Meraih trofi Premier League dan menjadi favorit penggemar di Anfield.
  5. Al-Hilal (2025–Sekarang): Menjadi pilar utama proyek ambisius sepak bola Arab Saudi.

Dengan performa yang terus menanjak, Darwin Nunez diprediksi akan menjadi pesaing utama Cristiano Ronaldo dan Aleksandar Mitrovic dalam perburuan gelar Sepatu Emas Liga Pro Saudi musim ini. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya