GELANDANG Wolverhampton Wanderers, Marshall Munetsi, dipastikan kembali ke Ligue 1 setelah Paris FC mencapai kesepakatan untuk memboyongnya di bursa transfer Januari 2026. Pemain berusia 29 tahun tersebut akan bergabung dengan Les Bleus melalui skema pinjaman hingga akhir musim dengan opsi pembelian permanen.
Keputusan Munetsi untuk hengkang dari Molineux tidak lepas dari minimnya menit bermain yang ia dapatkan di bawah asuhan manajer Wolves, Rob Edwards. Sejak pergantian kepemimpinan dari Vitor Pereira ke Edwards, Munetsi mulai terpinggirkan dari skuad utama dan tidak masuk dalam daftar susunan pemain dalam lima pertandingan terakhir di Liga Primer Inggris.
Amunisi Baru Stéphane Gilli
Pelatih Paris FC, Stéphane Gilli, dikabarkan menjadi sosok utama di balik pengejaran Munetsi. Gilli membutuhkan sosok gelandang box-to-box yang memiliki ketahanan fisik tinggi dan pengalaman mendalam di liga Prancis untuk membantu klub menjauh dari zona degradasi.
Jurnalis ternama, Sacha Tavolieri, mengonfirmasi kabar ini dengan menyatakan bahwa kesepakatan antara kedua klub telah tercapai.
Statistik Kunci Marshall Munetsi
| Kategori | Detail/Statistik |
|---|---|
| Klub Asal | Wolverhampton Wanderers (Wolves) |
| Pengalaman Ligue 1 | 148 Pertandingan (Bersama Stade de Reims) |
| Usia | 29 Tahun |
| Posisi Utama | Gelandang Bertahan / Box-to-Box |
| Status Transfer | Pinjaman dengan Opsi Beli |
Sebelum pindah ke Inggris pada Januari 2025 dengan nilai transfer £16 juta, Munetsi adalah pilar tak tergantikan di Stade de Reims selama enam musim. Kehadirannya di Paris FC diharapkan mampu memberikan stabilitas di lini tengah yang selama ini dianggap kurang memiliki kohesi.
Munetsi dijadwalkan akan menjalani tes medis di Paris dalam waktu dekat sebelum diresmikan sebagai rekrutan anyar Les Bleus. Ia berpeluang melakoni debutnya saat Paris FC menghadapi FC Nantes, akhir pekan ini.
Apakah kehadiran Marshall Munetsi akan menjadi kunci bagi Paris FC untuk tetap bertahan di Ligue 1 musim depan?
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
