Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Alvaro Arbeloa Pasang Badan Usai Real Madrid Dipermalukan Albacete di Copa del Rey: Saya yang Bersalah!

Basuki Eka Purnama
15/1/2026 10:18
Alvaro Arbeloa Pasang Badan Usai Real Madrid Dipermalukan Albacete di Copa del Rey: Saya yang Bersalah!
Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa(realmadrid.com)

DEBUT Alvaro Arbeloa sebagai nakhoda baru Real Madrid berakhir dengan awan mendung. Alih-alih memberikan dampak instan pascakepergian Xabi Alonso, Los Blancos justru tersingkir secara dramatis dari Copa del Rey setelah kalah 2-3 dari tim kasta kedua, Albacete.

Sorotan tajam langsung tertuju pada keputusan Arbeloa yang mengistirahatkan pilar utama seperti Kylian Mbappe, Rodrygo, Jude Bellingham, dan Thibaut Courtois. 

Meski sempat membalas melalui gol Franco Mastantuono dan Gonzalo Garcia, Madrid tetap tidak berdaya meredam dua gol larut Jefte Betancor yang memastikan kemenangan bersejarah bagi tim tuan rumah.

Sadar keputusannya menuai kecaman, Arbeloa tidak mencari kambing hitam. Dalam konferensi pers usai laga, mantan bek tangguh ini menunjukkan sikap kepemimpinan yang tegas dengan mengambil tanggung jawab penuh atas kegagalan tersebut.

"Jika ada yang bertanggung jawab dan patut disalahkan atas hasil ini, itu jelas saya—orang yang membuat keputusan terkait susunan pemain, cara kami ingin bermain, dan pergantian pemain," tegas Arbeloa dengan nada lugas.

Meski memasukkan pemain muda dari akademi seperti Jorge Cestero dan David Jimenez, Arbeloa menolak anggapan bahwa ia meremehkan lawan. 

Arbeloa menegaskan bahwa skuat yang ia turunkan seharusnya mampu mengamankan kemenangan. Namun, ketika kenyataan di lapangan berkata lain, ia memilih untuk menjadikan kekalahan ini sebagai bahan bakar evaluasi.

"Saya tidak takut gagal. Saya memahami siapa pun yang ingin menyebut kekalahan ini sebagai kegagalan. Kegagalan adalah bagian dari jalan menuju kesuksesan," tegas Arbeloa.

Bagi Arbeloa, tekanan di Santiago Bernabeu bukanlah hal baru. Sebagai sosok yang telah lama mengabdi untuk Los Blancos, ia menyadari bahwa setiap hasil negatif akan selalu dibarengi dengan tekanan besar, apalagi terjadi hanya beberapa hari setelah kekalahan di final Supercopa de Espana dari Barcelona.

"Hal ini akan membuat saya lebih baik, dan akan membuat kita semua lebih baik. Saya pernah mengalami kekalahan yang lebih berat dari ini. Kami akan mempersiapkan pertandingan berikutnya dengan dedikasi maksimal," tutup Arbeloa, merujuk pada laga lanjutan La Liga melawan Levante yang sudah menanti di depan mata.

Kini, publik menunggu apakah janji "bangkit dari kegagalan" yang diucapkan Arbeloa mampu dibuktikan saat para bintang utama kembali ke lapangan, ataukah Madrid akan semakin terperosok dalam tren negatif di bawah kepemimpinannya. (bbc/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya