Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Duka White Hart Lane: Profil Martin Chivers, Legenda Tottenham Hotspur yang Berpulang

Basuki Eka Purnama
08/1/2026 08:00
Duka White Hart Lane: Profil Martin Chivers, Legenda Tottenham Hotspur yang Berpulang
Pemain legendaris Tottenham Hotspur Martin Chivers(X @SpursOfficial)

SEPAK bola Inggris kembali kehilangan salah satu putera terbaiknya. Tottenham Hotspur mengonfirmasi bahwa penyerang legendaris mereka, Martin Chivers, telah meninggal dunia DIusia 80 tahun, Rabu (7/1/2026). Sosok yang dijuluki "Big Chiv" ini bukan sekadar pencetak gol ulung, melainkan simbol kejayaan The Lilywhites di era 1970-an.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, para pemain Spurs mengenakan ban lengan hitam dalam laga Liga Primer Inggrismelawan Bournemouth. Kepergian Chivers meninggalkan warisan statistik yang mentereng dan kenangan akan gaya mainnya yang elegan namun mematikan.

Sang 'Rolls-Royce' di Lini Depan

Lahir di Southampton pada 1945, Chivers adalah definisi striker modern sebelum zamannya. Ia memiliki fisik yang menjulang tinggi, kekuatan tubuh yang prima, namun diberkahi dengan kecepatan dan teknik yang sangat halus. Kombinasi kekuatan dan keanggunan inilah yang membuat mantan rekannya, Steve Archibald, menyematkan julukan "Rolls-Royce" kepadanya.

"Saya menonton Martin Chivers yang hebat sebelum saya menjadi pro... Dia seperti Rolls-Royce, begitu halus dalam pergerakannya, sangat baik di udara dan penyelesaian akhir yang hebat," ungkap Archibald dalam tributnya.

Didatangkan Tottenham dari Southampton pada Januari 1968, Chivers memecahkan rekor transfer Inggris saat itu dengan nilai £125.000. Investasi yang dibayar lunas dengan trofi dan ratusan gol.

Pahlawan Eropa Tottenham

Nama Martin Chivers akan selamanya terukir emas dalam sejarah Tottenham berkat kontribusinya di panggung Eropa. Ia adalah aktor utama saat Spurs menjuarai UEFA Cup 1972 (sekarang Europa League). Pada laga final leg pertama melawan Wolverhampton Wanderers, Chivers memborong dua gol kemenangan yang krusial.

Ketajamannya di kompetisi Eropa sempat menjadikannya pencetak gol terbanyak Tottenham di kancah benua biru selama puluhan tahun, sebelum rekor tersebut dipecahkan oleh Jermain Defoe pada 2013 dan kemudian Harry Kane.

Statistik Karier Martin Chivers

Berikut adalah ringkasan perjalanan karier dan prestasi "Big Chiv" yang menjadikannya salah satu striker paling ditakuti pada masanya:

Klub / Timnas Periode Penampilan Gol Prestasi Kunci
Southampton 1962–1968 189 106 Promosi Divisi Satu (1966)
Tottenham Hotspur 1968–1976 367 174 UEFA Cup (1972), 2x Piala Liga (1971, 1973)
Timnas Inggris 1971–1973 24 13 Rasio gol 0.54 per laga

Momen Ikonik

  • Final Piala Liga 1971: Mencetak dua gol kemenangan 2-0 atas Aston Villa di Wembley.
  • Final UEFA Cup 1972: Mencetak dua gol brilian ke gawang Wolves di Molineux, salah satunya lewat tendangan jarak jauh yang spektakuler.
  • Top Skor Klub: Menjadi pencetak gol terbanyak Tottenham di musim 1970/71, 1971/72, dan 1972/73 secara beruntun.

Warisan Abadi

Setelah meninggalkan Spurs pada 1976, Chivers melanjutkan petualangannya ke Swiss bersama Servette, lalu kembali ke Inggris membela Norwich City dan Brighton. Setelah gantung sepatu, ia tidak pernah benar-benar meninggalkan The Lillywhite. Chivers mendedikasikan masa pensiunnya sebagai duta klub dan tuan rumah (matchday host) yang ramah di White Hart Lane maupun stadion baru Tottenham Hotspur.

Pihak klub dalam pernyataan resminya menyebutkan: "Dengan kesedihan yang mendalam kami mengumumkan meninggalnya mantan striker legendaris kami, Martin Chivers. Salah satu yang terhebat sepanjang masa."

Selamat jalan, Big Chiv. Gol-gol dan keanggunanmu akan selalu hidup dalam sejarah sepak bola Inggris.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya