Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Atletico Madrid vs Real Madrid: Mbappe Absen, Gonzalo Jadi Harapan Los Blancos

Dhika Kusuma Winata
07/1/2026 23:10
Atletico Madrid vs Real Madrid: Mbappe Absen, Gonzalo Jadi Harapan Los Blancos
Penyerang Real Madrid asal Prancis bernomor punggung 9, Kylian Mbappe, berlari membawa bola selama pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Club Deportivo Leganes SAD di stadion Santiago Bernabeu di Madrid.(Thomas COEX / AFP)

REAL Madrid harus menghadapi semifinal Piala Super Spanyol 2026 tanpa penyerang andalannya, Kylian Mbappe. Striker asal Prancis itu dipastikan menepi karena cedera lutut dan tidak dibawa untuk turnamen yang digelar di Jeddah, Arab Saudi.

Absennya Mbappe di laga Atletico Madrid vs Real Madrid menjadi pukulan bagi pelatih Xabi Alonso, terlebih Real Madrid akan menghadapi rival sekota Atletico Madrid pada laga semifinal, Jumat (9/1) dini hari pukul 02.00 WIB.

Selain absennya Mbappe, Real Madrid juga tidak membawa Eder Militao yang mengalami cedera hamstring. Brahim Diaz masih absen karena memperkuat Maroko di Piala Afrika. Trent Alexander-Arnold masuk dalam skuad, meski kondisinya diragukan. 

Tekanan besar masih menyelimuti Alonso. Karena itu, Piala Super Spanyol punya arti penting bagi masa depan sang pelatih.

Meski kehilangan Mbappe, Real Madrid mendapatkan angin segar dari performa Gonzalo Garcia. Penyerang muda tersebut tampil gemilang dengan mencetak trigol saat Madrid menundukkan Real Betis 5-1 di La Liga. Penampilan itu menjadi sinyal positif Los Blancos tetap memiliki opsi di lini depan.

Gonzalo menyadari posisinya masih berada di bawah Mbappe dalam hierarki tim. Namun, dia siap untuk memaksimalkan setiap kesempatan yang datang.

“Ini Real Madrid, persaingan di sini sangat tinggi dan saya tahu saya adalah pengganti alami Mbappe. Namun pelatih dan semua rekan setim selalu memberi kepercayaan agar saya bisa tampil maksimal,” kata Gonzalo dikutip dari Football Espana, Rabu (7/1).

“Mbappe adalah pemain terbaik di dunia. Yang harus saya lakukan adalah fokus pada diri sendiri dan memberikan yang terbaik di setiap sesi latihan. Saya harus bekerja sekeras mungkin ketika kesempatan itu datang,” tambahnya.

Alonso pun berpeluang memperkuat posisinya jika mampu membawa tim meraih trofi pertamanya sejak menggantikan Carlo Ancelotti akhir musim lalu.

Pasalnya, Los Blancos memiliki rekam jejak kuat di ajang Piala Super Spanyol format empat tim. Mereka telah menjuarai turnamen tersebut tiga kali dari enam edisi terakhir, termasuk pada 2024 ketika menyingkirkan Atletico di semifinal sebelum menghajar Barcelona di final. Real Madrid juga hampir selalu melaju ke partai puncak kecuali pada edisi 2021.

Sementara itu, Atletico Madrid datang ke Jeddah dengan catatan lima laga kompetitif tanpa kekalahan. Namun, hasil imbang 1-1 melawan Real Sociedad akhir pekan lalu meninggalkan rasa kecewa bagi tim asuhan Diego Simeone.

Peluang Atletico untuk merebut gelar liga musim ini dinilai semakin menipis. Kondisi tersebut membuat Piala Super Spanyol menjadi prioritas utama demi mengakhiri puasa trofi selama lima tahun.

Atletico mengincar gelar Piala Super Spanyol keempat sepanjang sejarah klub. Sebelumnya, mereka mengangkat trofi tersebut pada 1985 dan 2014.

Namun, performa Los Rojiblancos pada format empat tim belum sepenuhnya meyakinkan. Dari tiga semifinal yang mereka jalani, hanya satu yang berakhir dengan kemenangan, yakni pada 2020 saat menyingkirkan Barcelona sebelum kalah adu penalti dari Real Madrid di final.

Satu modal yang bisa dipegang Atletico ialah hasil derby Madrid terakhir. Pada September lalu, mereka mencatat kemenangan meyakinkan 5-2 atas Real Madrid di Stadion Metropolitano. Itu menjadi kali pertama Atletico mencetak lima gol ke gawang rival sekota dalam hampir 75 tahun. (Dhk)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya