Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMECATAN Ruben Amorim pada awal Januari 2026 menambah panjang daftar "korban" di kursi pelatih Manchester United. Sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013, Old Trafford seolah berubah menjadi kuburan bagi reputasi pelatih-pelatih top dunia.
Amorim, yang datang dengan label jenius taktik dari Portugal pada November 2024, hanya bertahan 14 bulan. Ia kini bergabung dengan deretan nama besar yang gagal mengembalikan kejayaan Setan Merah ke puncak hierarki sepak bola Inggris dan Eropa.
Berikut adalah kilas balik para nakhoda Manchester United di era pasca-Ferguson dan di mana posisi Amorim dalam sejarah tersebut.
Julukan: The Young Tactician
Gaya Main: 3-4-3 High Pressing
Warisan: Amorim mencoba revolusi formasi tiga bek yang jarang sukses di Old Trafford. Meski sempat memberikan harapan dengan kemenangan-kemenangan awal yang meyakinkan, keteguhannya pada sistem tersebut dianggap menjadi bumerang saat pemain kunci mengalami cedera. Ia pergi tanpa trofi mayor, namun meninggalkan fondasi pemain muda yang cukup solid.
Julukan: The Disciplinarian
Prestasi: Carabao Cup, FA Cup.
Analisis: Ten Hag adalah pelatih tersukses dalam hal trofi sejak Mourinho. Ia mengembalikan disiplin, namun inkonsistensi performa di liga dan buruknya struktur pertahanan di musim terakhirnya membuat manajemen (INEOS) kala itu menunjuk Amorim sebagai pengganti.
Julukan: The Legend/Baby Faced Assassin
Prestasi: Runner-up Liga Inggris & Liga Europa.
Analisis: Sosok yang paling dicintai fans karena DNA klubnya. Solskjaer berhasil membangun atmosfer positif ("Good Vibes") dan serangan balik mematikan. Sayangnya, ketiadaan trofi dan kekalahan taktis di laga-laga besar menjadi akhir perjalanannya.
Julukan: The Special One
Prestasi: Liga Europa, Carabao Cup, Community Shield.
Analisis: Secara statistik trofi, Mourinho adalah yang terbaik pasca-Ferguson. Ia membawa mentalitas juara instan. Namun, gaya main pragmatis yang membosankan dan konflik terbuka dengan pemain (seperti Paul Pogba) membuat situasinya menjadi "toksik" di musim ketiga.
Julukan: The Iron Tulip
Prestasi: FA Cup.
Analisis: Membawa filosofi penguasaan bola (*possession*) yang ekstrem namun sering kali tumpul. Warisan terbesarnya adalah keberaniannya mengorbitkan Marcus Rashford ke tim utama, yang hingga kini masih menjadi andalan klub.
Julukan: The Chosen One
Prestasi: Community Shield.
Analisis: Penerus langsung yang ditunjuk Sir Alex. Beban ekspektasi yang terlalu berat dan perombakan staf yang radikal membuatnya hanya bertahan 10 bulan. Ia adalah "korban" pertama dari transisi besar klub.
| Manajer | Durasi | Trofi Mayor | Est. Win Rate |
|---|---|---|---|
| Jose Mourinho | 2,5 Tahun | 3 | 58,3% |
| Erik ten Hag | 2,5 Tahun | 2 | ~54% |
| Ruben Amorim | 1,2 Tahun | 0 | ~48% |
| Ole Gunnar Solskjaer | 3 Tahun | 0 | 54,1% |
Kegagalan Ruben Amorim kembali memunculkan pertanyaan klasik: Apakah masalahnya ada pada pelatih, atau struktur klub yang belum sepenuhnya pulih? Dengan perginya Amorim, Manchester United kini kembali ke titik nol, mencari sosok visioner yang mampu menanggung beban sejarah Old Trafford.
Debut Carrick di bangku pelatih Setan Merah langsung menghadirkan kesan positif. Pelatih interim hingga akhir musim itu berani merombak susunan pemain
Keputusan VAR tersebut sempat memicu protes keras dari Michael Carrick di pinggir lapangan.
Kunci kemenangan United terletak pada kecepatan transisi dari bertahan ke menyerang. Gol Bryan Mbeumo pada menit ke-65 adalah hasil dari skema serangan balik klasik.
Babak pertama berjalan dengan tensi tinggi dan penuh kontroversi. Manchester United sebenarnya sempat merayakan gol melalui aksi Amad Diallo pada menit ke-34 dan Bruno Fernandes,
Manchester United tampil sangat berbahaya melalui skema serangan balik cepat. Baru menit ke-3, Harry Maguire nyaris membawa publik Old Trafford bergemuruh.
Ia mengaku belum ada pembicaraan apa pun mengenai masa depannya setelah musim ini berakhir. Derby Manchester ini akan digelar malam nanti pukul 19.30 Wib.
Pada Oktober 2011, tim asuhan Roberto Mancini menghancurkan tim juara asuhan Sir Alex Ferguson, mencetak enam gol dan menjadi penanda persaingan
Preview Derby Manchester 2026: MU vs City. Simak rekor pertemuan dari era 'Tetangga Berisik' Ferguson hingga dominasi taktik Pep Guardiola.
Mantan kiper Manchester United, Mark Bosnich, menilai obsesi meniru Sir Alex Ferguson menjadi akar masalah di Old Trafford usai pemecatan Ruben Amorim.
Sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013, Manchester United telah menunjuk enam manajer permanen dalam kurun waktu 13 tahun.
Sebelum era Ruben Amorim dimulai, fans MU sempat dibuat jatuh cinta oleh periode singkat Ruud van Nistelrooy.
PELATIH Manchester United Ruben Amorim resmi dipecat. Setelah silih berganti pelatih, bayang-bayang Sir Alex Ferguson tampaknya masih menyelimuti Old Trafford sejak sang legenda pensiun
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved