Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM beberapa tahun terakhir, The Jakmania, pendukung setia Persija Jakarta, kerap bertanya-tanya: siapa yang layak menjadi penerus Riko Simanjuntak di sisi kanan penyerangan Macan Kemayoran? Jawabannya mungkin telah hadir dalam sosok Arlyansyah Abdulmanan.
Pemain muda yang memiliki kecepatan eksplosif dan kaki kiri mematikan ini telah mencuri perhatian sejak kemunculannya di Timnas Indonesia kelompok umur. Teranyar, ia membantu Persija Jakarta dalam kemenangan 2-0 melawan Persijap Jepara, Sabtu (3/1). Pada menit ke-61, Arlyansyah sukses mencatatkan namanya di papan skor pada laga Persija vs Persijap setelah memanfaatkan celah di lini belakang lawan..
Artikel ini akan mengupas tuntas profil Arlyansyah Abdulmanan, mulai dari biodata, rekam jejak kariernya dari level akar rumput, analisis gaya bermain, hingga statistiknya di kancah internasional. Sebagai panduan lengkap, ulasan ini disusun untuk memberikan wawasan mendalam bagi penggemar sepak bola nasional mengenai salah satu aset masa depan Persija Jakarta dan Timnas Indonesia.
Sebelum masuk ke analisis teknis, berikut adalah data faktual mengenai sang pemain:
| Nama Lengkap | Arlyansyah Abdulmanan |
| Tempat, Tanggal Lahir | Jakarta, 20 Desember 2005 |
| Tinggi Badan | 168 cm |
| Posisi Utama | Sayap Kanan (Right Winger) |
| Kaki Dominan | Kiri (Inverted Winger) |
| Klub Saat Ini | Persija Jakarta |
| Kewarganegaraan | Indonesia |
| @arlyansyah_12 |
Perjalanan Arlyansyah tidak dimulai secara instan. Ia menimba ilmu dasar sepak bola di Asia Football School (AFS), sebuah akademi yang dikenal disiplin dalam pengembangan teknik dasar. Bakatnya kemudian terasah lebih lanjut ketika ia bergabung dengan Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) DKI Jakarta. Di sinilah mental kompetitifnya mulai terbentuk, bersaing dengan talenta-talenta terbaik ibu kota.
Kualitasnya membuat Persija Youth kepincut. Arlyansyah kemudian menjadi bagian penting dari skuad Persija U-18 dan U-20. Di level Elite Pro Academy (EPA), ia menonjol bukan hanya karena kecepatannya, tetapi kemampuannya mencetak gol dari situasi sulit.
Momen krusial dalam karier profesional Arlyansyah terjadi pada musim 2023/2024. Manajemen Persija mengambil langkah strategis dengan meminjamkannya ke PSIM Yogyakarta di Liga 2. Langkah ini terbukti jitu.
Di bawah tekanan kompetisi Liga 2 yang dikenal keras dan mengandalkan fisik, Arlyansyah justru berkembang pesat. Ia mendapatkan menit bermain reguler yang sulit didapatkan di tim utama Persija saat itu. Pengalaman "sekolah" di Yogyakarta ini mematangkan pengambilan keputusannya di sepertiga akhir lapangan, menjadikannya pemain yang lebih siap saat ditarik kembali ke skuad senior Persija.
Apa yang membuat Arlyansyah spesial? Jika Riko Simanjuntak dikenal dengan lari menyisir garis lapangan dan memberikan umpan tarik (cut-back), Arlyansyah menawarkan dimensi berbeda.
Nama Arlyansyah mulai menjadi buah bibir nasional saat ia membela Timnas Indonesia U-19 dan U-20 di bawah asuhan Indra Sjafri. Salah satu penampilan terbaiknya tercatat pada ajang Piala AFF U-19 2024 (ASEAN U-19 Boys Championship).
Dalam laga melawan Filipina di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Arlyansyah mencetak gol pembuka yang krusial. Kejeliannya menempatkan posisi di kotak penalti membuktikan ia bukan sekadar pelari cepat, tetapi juga finisher yang tenang. Ia juga menjadi bagian dari skuad Indonesia di turnamen bergengsi Toulon Cup di Prancis, menghadapi lawan-lawan kelas dunia seperti Ukraina dan Italia.
[Baca Juga: Daftar Pemain Timnas Indonesia U-20 Terbaru dan Asal Klubnya]
Arlyansyah Abdulmanan bukan lagi sekadar pelapis. Ia adalah representasi dari regenerasi Persija Jakarta yang menjanjikan. Dengan kombinasi kecepatan, teknik kaki kiri yang halus, dan pengalaman internasional di usia muda, ia memiliki semua syarat untuk menjadi bintang besar di masa depan.
Bagi The Jakmania, bersabar dan memberikan dukungan pada proses perkembangannya adalah kunci. Jika konsistensinya terjaga dan terhindar dari cedera serius, sisi kanan penyerangan Persija dan Timnas Indonesia akan aman dalam satu dekade ke depan.
Pelatih Persija Mauricio Souza mengaku belum menganalisis Persib Bandung jelang duel klasik Super League pada 11 Januari.
Hasil lengkap BRI Liga 1 pekan ke-16. Borneo FC dan Persija Jakarta raih kemenangan krusial, ubah peta persaingan papan atas dan gusur Persib Bandung.
Persija Jakarta sukses mengalahkan Persijap Jepara 2-0 di GBK. Dua gol pemain muda Arlyansyah dan Aditya Warman bawa Macan Kemayoran naik ke peringkat 2.
Siapa Aditya Warman? Gelandang muda berbakat Persija Jakarta yang mencetak gol melawan Persijap. Simak profil lengkap, analisis gaya main, dan statistiknya. Aset masa depan Macan Kemayoran.
Gol pembuka Persija tercipta pada menit ke-33 melalui Gustavo Almeida. Penyerang asal Brasil itu memaksimalkan bola muntah hasil tembakan jarak jauh Emaxwell yang gagal diantisipasi
Macan Kemayoran membuka keunggulan melalui gol Gustavo Almeida pada menit ke-33, sebelum pemain Brasil lainnya, Maxwell Souza mengemas gol kedua ke gawang Persita
Duel Dewa United vs Arema FC pada pekan ke-18 BRI Super League berakhir manis bagi tuan rumah. Dewa United sukses menundukkan Arema FC dengan skor 2-0.
PERKUAT lini pertahanan, Persis Solo mendatangkan pemain Serbia, Dusan Mijic. Harapannya, bek tengah asal Serbia ini mampu bantu menjaga soliditas lini belakang Laskar Samber Nyawa
PELATIH Persik Kediri Marcos Reina menilai pemain Persik mampu tampil lebih baik ketimbang tuan rumah Arema FC saat laga Arema FC vs Persik di pekan ke-17 BRI Super League
PELATIH Arema FC Marcos Santos mengakui bahwa pertandingan Arema vs Persik di pekan ke-17 BRI Super League merupakan pertandingan yang sulit di Liga 1.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved