Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM nasional Mali memastikan diri melaju ke babak sistem gugur Africa Cup of Nations (AFCON) untuk keempat kalinya secara berturut-turut. Kepastian ini didapat setelah mereka bermain imbang tanpa gol melawan Komoro pada laga pamungkas Grup A yang digelar di Casablanca.
Mali mengawali pertandingan dengan sedikit tekanan ketika sepak pojok Faiz Selemani nyaris meluncur langsung ke dalam gawang. Beruntung, kiper Djigui Diarra tampil sigap untuk menghalau bola dan menyelamatkan gawang Mali.
Setelah ancaman awal tersebut, Mali mulai mendominasi jalannya babak pertama. Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Mali, Kamory Doumbia, sempat melepaskan tembakan keras, namun berhasil digagalkan kiper Komoro, Yannick Pandor. Yves Bissouma, yang sebelumnya sempat diragukan tampil, juga menguji ketangguhan Pandor melalui tendangan jarak jauh yang kuat.
Tekanan Mali berlanjut hingga babak kedua. Dorgeles Nene sempat merepotkan Pandor dengan tembakan dari jarak serupa, disusul oleh peluang emas saat Nathan Gassama melepaskan umpan silang berbahaya ke arah kotak penalti. Bola kemudian dibelokkan oleh Doumbia ke arah gawang, namun sayangnya bola masih meluncur tipis di samping tiang.
Menyadari satu gol saja bisa mengubah nasib mereka untuk lolos ke babak 16 besar, Komoro mencoba bangkit di sisa waktu pertandingan. Pemain pengganti, El Fardou Ben, melepaskan tembakan tepat sasaran pertama bagi Komoro, namun Diarra masih mampu menepis bola keluar.
Drama terjadi di penghujung laga ketika Mali harus bermain dengan 10 orang. Amadou Haidara diganjar kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Youssouf M'Changama. Meski unggul jumlah pemain, Komoro gagal memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol kemenangan.
Dengan hasil imbang ini, Mali dipastikan lolos ke babak 16 besar dengan status sebagai runner-up Grup A. Catatan impresif Mali terus berlanjut dengan hanya menelan satu kekalahan dalam delapan pertandingan terakhir mereka di ajang AFCON.
Sementara itu, Komoro harus puas mengakhiri fase grup di posisi ketiga dengan koleksi dua poin. Dengan torehan poin yang minim dan belum berhasil mencetak satu gol pun di turnamen ini, peluang Komoro untuk lolos ke babak selanjutnya melalui jalur peringkat ketiga terbaik kini berada di ujung tanduk. (Flash Score/Z-2)
PELATIH Maroko Walid Regragui meluapkan kekecewaannya terhadap insiden di final Piala Afrika (Afcon 2025), Senin (19/1) WIB, yang berakhir dengan kekalahan tuan rumah Maroko 0-1 dari Senegal.
PENCETAK gol kemenangan Senegal di final Piala Afrika (Afcon) 2026, Pape Gueye, mengungkapkan rasa ketidakadilan justru menjadi pemicu semangat timnya hingga mampu merebut gelar juara.
Senegal resmi menjadi juara Piala Afrika (AFCON) setelah mengalahkan Maroko 1-0. Laga diwarnai aksi mogok pemain dan kegagalan penalti kontroversial.
Tim nasional Nigeria berhasil mengamankan medali perunggu Piala Afrika (AFCON) 2025 setelah menundukkan Mesir melalui drama adu penalti di Stadion Mohammed V, Casablanca, Sabtu (17/1/2026).
Mesir menjaga asa meraih gelar kedelapan AFCON usai membungkam Pantai Gading 3-2. Mohamed Salah cetak gol penentu, Pharaohs siap tantang Senegal di semifinal.
Duo maut Victor Osimhen dan Akor Adams bawa Nigeria ke semifinal AFCON 2025 usai jinakkan Aljazair. Super Eagles kini bersiap hadapi tuan rumah Maroko.
Senegal kemudian memastikan gelar juara lewat gol Pape Gueye pada babak tambahan waktu yang membungkam suporter Maroko di Stadion Prince Moulay Abdellah.
PELATIH Maroko Walid Regragui meluapkan kekecewaannya terhadap insiden di final Piala Afrika (Afcon 2025), Senin (19/1) WIB, yang berakhir dengan kekalahan tuan rumah Maroko 0-1 dari Senegal.
PENCETAK gol kemenangan Senegal di final Piala Afrika (Afcon) 2026, Pape Gueye, mengungkapkan rasa ketidakadilan justru menjadi pemicu semangat timnya hingga mampu merebut gelar juara.
Kekecewaan mendalam menyelimuti pendukung Maroko usai tim nasional mereka gagal meraih gelar Piala Afrika. Dalam laga final yang berlangsung dramatis hingga perpanjangan waktu.
Final Piala Afrika (AFCON) diwarnai aksi mogok pemain Senegal akibat penalti kontroversial Maroko di masa injury time.
Senegal resmi menjadi juara Piala Afrika (AFCON) setelah mengalahkan Maroko 1-0. Laga diwarnai aksi mogok pemain dan kegagalan penalti kontroversial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved